Widodo Bantah Bali United Prioritaskan Piala Presiden

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Selasa, 13/02/2018 20:55 WIB
Widodo Bantah Bali United Prioritaskan Piala Presiden Bali United gagal mengawali langkah di Piala AFC dengan kemenangan. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bali United harus menelan kekalahan 1-3 dari Yangon United di laga kandang perdana Piala AFC 2018. Pada laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Selasa (13/2), runner-up Liga 1 musim lalu tidak menurunkan pemain andalan mereka seperti Stefano Lilipaly dan Ilija Spasojevic.

Pelatih Bali United Widodo C Putro mengungkap alasan tidak memainkan pemain-pemain andalan tidak lepas dari kebijakan rotasi pemain untuk menyiasati jadwal padat Bali United yang harus memainkan tiga laga dalam empat hari.

"Sebenarnya prioritas kami sama saja. Memang kita harus care dengan ini. Pemain kan bukan robot. Kemarin mereka main, tidak mungkin juga diturunkan. Apalagi besok kami juga main. Jadi saya harus rotasi pemain," kata Widodo kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon.


Mantan pemain Timnas Indonesia di era 90-an itu juga menegaskan tidak ada yang dikorbankan, baik itu Piala Presiden maupun Piala AFC. Ia tetap meminta para pemainnya untuk tetap berjuang di dua turnamen yang diikutinya.
Bali United menelan kekalahan di laga perdana Piala AFC.Bali United menelan kekalahan di laga perdana Piala AFC. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
"Saya ajarkan ke 35 pemain saya kalau di sini tidak ada tim inti dan tidak ada cadangan. Seperti Febby Eka Putra dan Hanis Saghara Putra, mereka itu aset nasional. Kalau tidak diberi kesempatan kapan majunya?" Tegas Widodo.

"Sebagai pelatih saya harus netral pilih pemain dengan memberikan kesempatan mereka main karena mereka perlu berkembang. Sebagai pelatih, saya juga bekas pemain jadi saya ngerti," imbuhnya.

Widodo juga mengatakan sejak awal pihaknya tidak mau mengkambinghitamkan jadwal padat timnya saat ini. Ia tidak ingin pemainnya mengeluh supaya aura positif di tim tetap terjaga.
Bali United akan menjalani laga semifinal Piala Presiden sehari setelah pertandingan fase grup Piala AFC.Bali United akan menjalani laga semifinal Piala Presiden sehari setelah pertandingan fase grup Piala AFC. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
"Empat hari tiga kali main recoverynya mustahil. Berkembangbua pemain itu dilihat dari pertandingan ke pertandingan. Tim ini kan banyak pemain muda yang harus dikasih kesempatan dan jam terbang. Kalau kita menurunkan asing naturalisasi atau inti terus mereka tidak berkembang," jelasnya.

Di sisi lain, Widodo menyebut sebenarnya timnya bisa saja menang dari Yangon United pada laga tadi. Bukan bermaksud merendahkan, Widodo mengatakan permainan yang ditampilkan Yangon United tidak istimewa.

"Tapi mereka disiplin. Gol-gol yang terjadi itu kesalahan kami, terutama taktikal individu. Dan tugas pelatih untuk terus memperbaiki itu," tutupnya. (nva/jun)