Momen Buruk 25 Tahun Silam Membayangi Real Madrid

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Kamis, 15/02/2018 06:02 WIB
Momen Buruk 25 Tahun Silam Membayangi Real Madrid Real Madrid diunggulkan bisa menyingkirkan PSG di babak 16 besar, tapi mereka memiliki momen buruk 25 tahun silam. (REUTERS/Paul Hanna)
Jakarta, CNN Indonesia -- Real Madrid memilik modal penting untuk melangkah ke perempat final setelah menang 3-1 atas Paris Saint-Germain di Stadion Santiago Bernabeu dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (15/2).

Los Blancos hanya perlu bermain aman saat berlaga di kandang PSG, Parc des Princes pada leg kedua yang digelar 7 Maret nanti.

Banyak pihak mulai menjagokan Madrid untuk melaju ke babak berikutnya sekaligus menyingkirkan PSG yang pada awal musim dianggap menjadi kekuatan baru di Liga Champions 2017/2018.


"Kami memainkan permainan yang bagus sepanjang pertandingan. Kami menekan dengan kuat, dan terus memainkan permainan kami bahkan saat mereka terus maju. Itu adalah kemenangan yang pantas," ujar pelatih Madrid, Zinedine Zidane, dikutip dari situs resmi UEFA.
Marcelo berselebrasi bersama Zinedine Zidane setelah mencetak gol ke gawang PSG.Marcelo berselebrasi bersama Zinedine Zidane setelah mencetak gol ke gawang PSG. (REUTERS/Paul Hanna)
"Sulit untuk mengatakan hal yang sama tentang [Cristiano] Ronaldo setiap harinya. Dia terus melakukan hal-hal menakjubkan," Zidane menambahkan.

Kendati demikian, pelatih asal Perancis itu tidak ingin timnya jemawa dan larut dalam euforia. Zidane menganggap leg kedua nanti tidak akan mudah untuk El Real.

Terlebih lagi, Madrid pernah memiliki momen buruk saat bertemu dengan PSG. Saat itu di babak perempat final Piala UEFA musim 1992/1993, Madrid menang 3-1 di kandang pada leg pertama, seperti peristiwa saat ini, tapi mereka kalah 1-4 di di kandang PSG pada leg kedua dan harus tersingkir.
Cristiano Ronaldo dinilai terus melakukan hal-hal yang menakjubkan setiap harinya.Cristiano Ronaldo dinilai terus melakukan hal-hal yang menakjubkan setiap harinya. (REUTERS/Paul Hanna)
"Kami tahu, masih ada pertandingan lainnya, itu akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami melihat musim lalu [di semifinal], menang 3-0 atas Atletico Madrid di leg pertama, lalu Atletico menang 2-1 di kandang mereka, saat Anda bermain apa pun bisa terjadi," ucap Zidane.

"Fans adalah kunci [keberhasilan] hari ini. Mereka tidak berhenti pada titik apa pun, bahkan pada saat tertinggal 0-1 mereka tetap terus menghibur kami," ucap Zidane. (sry)