Target Bek Persija Hapus Dahaga Gelar di Final Piala Presiden
arby | CNN Indonesia
Jumat, 16 Feb 2018 19:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Maman Abdurrahman berhasrat menghapus dahaga gelar yang belakangan sulit digapai Persija Jakarta. Trofi Piala Presiden 2018 dianggap sebagai momentum tepat untuk mendongkrak prestasi Macan Kemayoran.
Meski demikian, Persija harus menghadapi runner up Liga 1 2017, Bali United, pada laga puncak yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (17/2).
"Saya respek Bali United sebagai tim solid. Tapi, saya pikir besok pertandingan yang bagus dan berat untuk kami, tapi Insyaallah bisa berikan yang terbaik untuk Jakmania," ucap Maman.
Pemain yang pernah membela Persita Tangerang dan Sriwijaya FC itu juga tak lupa mengimbau suporter Persija, The Jakmania, untuk merawat SUGBK yang baru saja selesai direnovasi untuk Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.
"Semakin banyak, semakin termotivasi. Itu [Jakmania] senjata kami di luar lapangan. Karena tanpa mereka, kami bukan apa-apa," kata pemain berusia 35 tahun tersebut dalam konferensi pers di SUGBK pada Jumat (16/2) sore.
"Saya ingin sekali Jakmania datang ramaikan dan dukung kami serta tetap jaga GBK. Tinggalkan budaya lama dan bangun budaya baru agar GBK tetap megah dan menjadi kebanggaan kami semua. Mereka [Jakmania] adalah motivasi kami," katanya menambahkan.
"The Jakmania senjata kami baik di dalam maupun di luar lapangan. Karena tanpa mereka, kami bukan apa-apa," ujar Maman.
"Saya ingin sekali Jakmania datang dan dukung kami serta tetap jaga GBK. Tinggalkan budaya lama dan bangun budaya baru agar GBK tetap megah dan menjadi kebanggaan kami semua. Mereka [Jakmania] adalah motivasi kami," katanya menambahkan.
Sementara itu pelatih Persija, Stefano 'Teco' Cugurra, mengatakan mental pemain sudah siap untuk tampil habis-habisan.
"Jangan tunggu lagi, kami harus kerja keras. Saya pikir final ini membuat tim jadi semangat, yang main bagus pasti juara. Hanya ada kalah dan menang, hasil apapun mesti diterima," ucapnya melanjutkan.
Sedangkan pelatih Bali United, Hans Peter Schaller, mengakui kehadiran Jakmania bakal jadi tekanan tersendiri. tapi, ia juga yakin Stefano Lilipaly tidak terpengaruh teror suporter lawan.
"Banyak tekanan dari suporter, tapi tidak apa. Kami fokus ke tim lawan, kami siap," ujar Schaller. (jun)
Meski demikian, Persija harus menghadapi runner up Liga 1 2017, Bali United, pada laga puncak yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (17/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persija Jakarta bertemu Bali United di final Piala Presiden 2018. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
"Saya ingin sekali Jakmania datang ramaikan dan dukung kami serta tetap jaga GBK. Tinggalkan budaya lama dan bangun budaya baru agar GBK tetap megah dan menjadi kebanggaan kami semua. Mereka [Jakmania] adalah motivasi kami," katanya menambahkan.
"Saya ingin sekali Jakmania datang dan dukung kami serta tetap jaga GBK. Tinggalkan budaya lama dan bangun budaya baru agar GBK tetap megah dan menjadi kebanggaan kami semua. Mereka [Jakmania] adalah motivasi kami," katanya menambahkan.
Bali United tak gentar hadapi teror The Jakmania. (Nyoman Budhiana/ANTARA FOTO) |
"Jangan tunggu lagi, kami harus kerja keras. Saya pikir final ini membuat tim jadi semangat, yang main bagus pasti juara. Hanya ada kalah dan menang, hasil apapun mesti diterima," ucapnya melanjutkan.
"Banyak tekanan dari suporter, tapi tidak apa. Kami fokus ke tim lawan, kami siap," ujar Schaller. (jun)
Persija Jakarta bertemu Bali United di final Piala Presiden 2018. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Bali United tak gentar hadapi teror The Jakmania. (Nyoman Budhiana/ANTARA FOTO)