Mourinho Senang Bisa Jabat Tangan Conte

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Senin, 26/02/2018 08:20 WIB
Jose Mourinho mengisyaratkan jabat tangan dengan Antonio Conte menyudahi segala pertikaian yang terjadi antara mereka berdua selama ini. Jose Mourinho memuji Antonio Conte usai laga Manchester United lawan Chelsea. (REUTERS/Andrew Yates)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jose Mourinho senang dengan peristiwa jabat tangan antara dirinya dengan Antonio Conte dalam duel Manchester United lawan Chelsea di Old Trafford, Minggu (25/2).

Mourinho berjabat tangan dengan Conte sebelum pertandingan dan setelah pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Manchester United.

Meski tak ada kata-kata yang meluncur di tengah jabat tangan tersebut, Mourinho menilai hal itu sebagai sebuah momen positif.


"Saya rasa sebuah jabat tangan tak membutuhkan kata-kata."

"Saya dan Conte ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa jabat tangan sebelum dan sesudah laga adalah contoh bahwa apapun yang terjadi di sepak bola, seseorang harus bisa melupakan dan saling menghormati satu sama lain," kata Mourinho seperti dikutip dari ESPN.

Mourinho dan Conte sering terlibat dalam perang kata sejak Conte ditunjuk sebagai arsitek Chelsea. Hubungan mereka bahkan makin memanas dalam sebulan terakhir. Namun usai duel ini, Mourinho justru tak mau memanfaatkan kemenangan yang ia dapat untuk menyerang Conte.

Manchester United berhasil menaklukkan Chelsea di Old Trafford.Manchester United berhasil menaklukkan Chelsea di Old Trafford. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)
"Mourinho dan Conte bukan orang biasa di dunia sepak bola. Kami punya sejarah."

"Kami baru saja mengalahkan tim yang fantastis. Mereka adalah tim juara musim lalu, bermain baik lawan Barcelona, dan juga bermain baik di awal laga lawan kami. Jadi, kami baru saja mengalahkan tim yang sangat bagus," ujar Mourinho.

Chelsea lebih dulu unggul lewat gol Willian di laga ini sebelum akhirnya Manchester United memastikan kemenangan lewat gol balasan Romelu Lukaku dan Jese Lingard.

"Kami akhirnya menemukan cara bermain lawan mereka. Kami bisa meredam Eden Hazard meski akhirnya kami sempat kebobolan oleh Willian."

"Kami lebih mengontrol pertandingan meskipun tak banyak menciptakan peluang," tutur Mourinho yang juga pernah jadi manajer Chelsea ini. (ptr)