Hafizh Syahrin Pebalap Muslim Pertama di MotoGP

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Senin, 26/02/2018 12:09 WIB
Hafizh Syahrin Pebalap Muslim Pertama di MotoGP Hafizh Syahrin sudah tampil di Moto2 sejak 2011 dan promosi ke MotoGP musim ini. (AFP PHOTO / Toshifumi KITAMURA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap asal Malaysia, Hafizh Syahrin, tidak hanya mencatatkan sejarah sebagai pebalap pertama asal Asia Tenggara yang memperkuat tim MotoGP. Syahrin juga menjadi pebalap Muslim pertama yang tampil penuh di MotoGP.

Syahrin dikontrak Yamaha Tech3 untuk menjadi rekan setim Johann Zarco. Pebalap 23 tahun itu tampil di MotoGP 2018 menggantikan peran Jonas Folger, yang terpaksa absen karena penyakit sindrom Gilbert.

Menariknya, Syahrin tidak hanya menjadi pebalap pertama asal Asia Tenggara pertama yang menjadi pebalap MotoGP, tapi juga menjadi pebalap Muslim pertama yang tampil di kejuaraan MotoGP.


Dikutip dari The Malay Mail Online, kisah keberhasilan Syahrin menjadi pebalap pertama asal Asia Tenggara yang tampil di MotoGP cukup menggugah hati. Pasalnya, Syahrin datang dari keluarga dari tidak mampu dan sempat harus tinggal di sebuah bengkel sepeda motor.

Hafizh Syahrin dipercaya menggantikan peran Jonas Folger di Yamaha Tech3 sepanjang MotoGP 2018.Hafizh Syahrin dipercaya menggantikan peran Jonas Folger di Yamaha Tech3 sepanjang MotoGP 2018. (AFP PHOTO / JORGE GUERRERO)
Ayah Syahrin, Shafie Harun Abdullah, merupakan seorang mekanik dan memiliki sebuah bengkel kecil di Selangor. Tinggal di bengkel membuat kecintaan Syahrin terhadap sepeda motor sudah terbentuk sejak kecil. Syahrin pun kali pertama memulai karier sebagai pebalap saat masih sembilan tahun.

"Saya tinggal bersama dua ibu dan ayah saya di bengkel. Saya tidak malu mengatakannya. Kami tidak mampu membeli rumah, tapi hal itu tidak menghentikan saya untuk menggapai impian," ujar Syahrin.

Hafizh Syahrin terlahir dari keluarga yang tidak mampu.Hafizh Syahrin terlahir dari keluarga yang tidak mampu. (AFP PHOTO / Toshifumi KITAMURA)
"Saya berharap kesulitan saya hinga meraih sukses bisa menginspirasi para pemuda di Malaysia. Jika saya bisa tampil di MotoGP, maka semuanya juga bisa asal mereka disiplin," sambung pengoleksi tiga posisi podium Moto2 itu.

CEO Sirkuit Internasional Sepang [SIC) sekaligus manajer Syahrin, Razlan Razali, mengatakan sukses Syahrin tampil di MotoGP bukan hanya bagus untuk masa depan MotoGP di Malaysia.

"Ketika Syahrin tampil di MotoGP 2018, kami akan mendapatkan sambutan yang luar biasa. Kondisi itu juga bagus untuk Asia," ucap Razali. (ptr)


BACA JUGA