Kevin/Marcus Diadang Kutukan 20 Tahun di All England

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Rabu, 14/03/2018 10:29 WIB
Kevin/Marcus Diadang Kutukan 20 Tahun di All England Kevin/Marcus diadang kutukan 20 tahun di All England. (Dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon kembali jadi favorit juara di All England 2018 yang dimulai hari ini, Rabu (14/3). Namun untuk bisa melakukan hal itu, mereka harus menaklukkan kutukan juara bertahan ganda putra yang sudah bertahan selama lebih dari 20 tahun.

Sejak Ricky Subagdja/Rexy Mainaky berhasil jadi juara All England dua tahun beruntun pada 1995 dan 1996, tidak ada ganda putra berikutnya yang mampu merebut dua titel juara dalam dua tahun beruntun. Para juara bertahan ganda putra selalu menemui kegagalan di 20 edisi berikutnya.

Setelah sukses Ricky/Rexy memang ada sejumlah pasangan yang mampu dua kali juara All England di nomor ganda putra, namun tak pernah ada yang melakukannya dua kali beruntun.


Ha Tae-kwon/Kim Dong-moon (2000 dan 2002), Jens Eriksen/Martin Lundgaard Hansen (2004 dan 2006), Jung Jae Sung/Lee Yong Dae (2008 dan 2012), serta Mathias Boe/Carsten Mogensen (2011 dan 2015) adalah nama-nama ganda yang mampu dua kali juara namun di tahun yang tak berurutan.

Kevin/Marcus merupakan ganda putra Indonesia yang diunggulkan di All England 2018. (Kevin/Marcus merupakan ganda putra Indonesia yang diunggulkan di All England 2018. (Dok. PBSI)
Pada tahun lalu Kevin/Marcus yang berstatus sebagai unggulan kelima melalui laga lawan sejumlah ganda tangguh dalam perjalanan menuju titel juara. Namun pada akhirnya Kevin/Marcus hanya kehilangan satu gim sepanjang gelaran All England hingga mereka jadi juara.

Untuk tahun ini, tantangan lebih berat sudah tersaji di babak awal meski Kevin/Marcus berstatus sebagai unggulan pertama. Kevin/Marcus sudah harus berhadapan dengan Angga Pratama/Rian Agung di babak pertama.

Sebagai rekan di pelatnas, Angga/Rian sudah paham benar dengan gaya main Kevin/Marcus. Tak sampai di situ, kemungkinan bertemu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di babak kedua jadi sandungan berat lainnya dalam perjalanan Kevin/Marcus.

Selain undian yang berat sejak awal, masalah lain yang bisa mengganggu Kevin/Marcus adalah kondisi kebugaran kedua pemain. Marcus disebut sempat mengalami masalah pada tangannya.

Kevin/Marcus langsung menghadapi pasangan asal Indonesia di babak pertama All England 2018.Kevin/Marcus langsung menghadapi pasangan asal Indonesia di babak pertama All England 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Di luar isu kebugaran, ada aturan servis baru yang harus bisa diadaptasi secepatnya oleh Kevin/Marcus. Selama ini pasangan yang dikenal memiliki servis yang bagus sebagai pembukaan awal permainan sehingga mereka bisa langsung melakukan strategi serangan dengan baik.

Meski demikian, Kevin/Marcus sendiri telah berhasil membuktikan bahwa mereka sudah memulai musim 2018 dengan bagus. Dalam performa mereka di Indonesia Masters dan India Terbuka, Kevin/Marcus berhasil mengakhiri turnamen dengan trofi juara. (bac/nva)


BACA JUGA