Dovizioso Puas Patahkan Rapor Buruk di MotoGP Qatar

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Senin, 19/03/2018 09:22 WIB
Dovizioso Puas Patahkan Rapor Buruk di MotoGP Qatar Andrea Dovizioso puas bisa memenangi seri pembuka MotoGP 2018 di MotoGP Qatar. (REUTERS/Ibraheem Al Omari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Ducati Andrea Dovizioso puas usai memenangi MotoGP Qatar yang menjadi seri pembuka MotoGP 2018. Berlomba di Sirkuit Internasional Losail, Minggu (18/3), Dovizioso menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 42 menit 34,654 detik.

Hasil itu sesuai dengan prediksi banyak pihak, bahwa pebalap asal Italia tersebut bisa memenangi balapan meskipun harus start dari posisi kelima.

Bagi Dovizioso, memenangi balapan MotoGP Qatar merupakan salah satu target pribadinya musim ini. Pasalnya, pada tiga MotoGP Qatar sebelumnya, Dovizioso hanya bisa finis di posisi kedua.


"Saya tiga kali berada di posisi kedua di Qatar pada tahun-tahun sebelumnya. Jadi, sebelum saya datang ke sini, seperti sebuah kewajiban untuk menang di sini," kata Dovizioso kepada BT Sport.

Menurut pebalap 31 tahun itu, salah satu faktor dirinya bisa mematahkan rapor buruk di Qatar karena motor Desmosedici GP-18 yang ditungganginya bekerja sangat baik. Hal tersebut membuat Dovizioso makin muda di lintasan balap.

Andrea Dovizioso merasa wajib memenangi MotoGP Qatar setelah gagal dalam tiga percobaan sebelumnya.Andrea Dovizioso merasa wajib memenangi MotoGP Qatar setelah gagal dalam tiga percobaan sebelumnya. (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
"Jadi lebih mudah [dikendarai] dibanding sebelum-sebelumnya. Bagian depan [ban] kami bekerja sangat bagus, motor, dan gaya berkuda saya bekerja sangat baik untuk ban," ucap Dovizioso.

Dovizioso juga membeberkan kunci kemenangannya di MotoGP Qatar. Saat Johann Zarco di depan, Dovi memilih bersabar sebelum membuat perbedaan di lap terakhir.

Dovizioso menilai seri berikutnya akan sulit karena banyak pebalap yang cepat.Dovizioso menilai seri berikutnya akan sulit karena banyak pebalap yang cepat. (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
Finis dengan selisih waktu yang tipis dari Marc Marquez (0,027) detik dianggap Dovizioso sebagai hal buruk dalam balapan. Karena itu, Dovi perlu bekerja keras untuk bisa kembali memenangi balapan di seri berikutnya, Argentina dan Amerika Serikat.

"Seri selanjutnya akan sangat penting bagi kami untuk membuat hasil bagus, karena saya pikir itu akan sangat sulit," Dovi menuturkan.

"Ini penting untuk memahami level kami di kejuaraan. Pastinya kami memiliki motor yang sedikit lebih baik dari tahun lalu, kami memiliki hasil bagus di musim dingin dan akhir pekan ini, tapi tidak cukup ketika ada begitu banyak pebalap yang cepat," Dovizioso menambahkan. (jun)