Max Biaggi: Valentino Rossi Heroik dan Pemberani

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Senin, 19/03/2018 23:17 WIB
Max Biaggi: Valentino Rossi Heroik dan Pemberani Valentino Rossi akan terus balapan di MotoGP hingga usia 41 tahun. (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pebalap MotoGP Max Biaggi buka suara mengenai podium ketiga yang diraih pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi pada MotoGP Qatar di Sirkuit Internasional Loasil, Minggu (18/3).

Podium yang diraih Rossi itu tidak terlepas dari kontrak baru yang ditandanganinya bersama Yamaha tiga hari sebelum balapan, atau Kamis (15/3).

Pada momen itu, The Doctor menandatangani kontrak untuk dua tahun ke depan. Yang berarti, Rossi bisa membalap hingga usia 41 tahun. Kondisi itu pun membuat Biaggi terkesima.


"Saya akan mengatakan itu heroik. Karena itu bagus, bahwa seorang pilot perlu menyadari usia cukup penting, lalu memutuskan untuk terus menjalaninya," ujar Biaggi seperti dikutip dari tuttomotoriweb.
Meski berusia 39 tahun, Valentino Rossi masih bisa menunjukkan kualitasnya untuk naik podium di MotoGP 2018.Meski berusia 39 tahun, Valentino Rossi masih bisa menunjukkan kualitasnya untuk naik podium di MotoGP 2018. (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
Kali terakhir Biaggi tampil di MotoGP pada 2005 saat berusia 34 tahun. Berbeda dengan Rossi yang masih balapan di usia 39 tahun dan berpeluang mencapai 41 tahun.

Sementara, di usia yang sama, Biaggi memutuskan pensiun dari dunia balap setelah bersama tim Aprilia di kejuaraan Superbike. Meskipun, tiga tahun berikutnya pria asal Italia itu kembali balapan di Superbike dengan mendapat wildcard.
Max Biaggi menilai keputusan Valentino Rossi memperpanjang kontrak di Yamaha adalah keputusan berani.Max Biaggi menilai keputusan Valentino Rossi memperpanjang kontrak di Yamaha adalah keputusan berani. (AFP PHOTO / ROSLAN RAHMAN)
Karena itu, Biaggi yang kini berusia 46 tahun kagum dengan apa yang dicapai Rossi. Terlebih lagi pada MotoGP 2018, Rossi merupakan pebalap tertua. Namun, Rossi masih bisa menunjukkan keahliannya dalam menunggangi kuda besi.

"Ini adalah pilihan yang berani. Anda memiliki sedikit kehilangan dan sedikit yang dilakukan. Jika Anda kembali ke balapan dan ingin melakukannya, itu luar biasa," Biaggi menuturkan. (sry)