Selain melatih SSB Kabomania, Indriyanto juga aktif mencari bakat-bakat di turnamen sepak bola usia dini setiap akhir pekan. Indriyanto mengatakan waktu libur yang dimilikinya hanya pada malam hari saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menangani Kabomania, Indriyanto pernah bermain untuk klub-klub elite Liga Indonesia mulai dari Pelita Jaya, Persijatim, PSIS, Persiba Bantul, Persik, hingga pensiun di Madura United.
Indriyanto Nugroho saat melatih SSB Kabomania di Lapangan Soerdiman, Cibinong. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama) |
"Kabomania menjadi bagian pembelajaran untuk menjadi seorang pelatih. Saya belajar cara mendidik dari yang tidak bisa bermain bola, menjadi bisa," ucapnya melanjutkan.
Nama besar Indriyanto di dunia sepak bola Indonesia tak membuat dia rendah diri untuk melatih SSB. Adalah Haryanto Prasetyo, adik kandung Indriyanto, yang mengajak pemain jebolan Primavera tersebut untuk bergabung dengan Kabomania.
"Sebelum saya bergabung, adik saya sudah bergabung lebih dulu. Dia berkata kepada saya, 'Mas, mau ke mana? Mas sudah 38 tahun, masa mau main sepak bola terus?' Itu yang masih saya ingat sampai sekarang," ujar Indriyanto.
"Ya pasti ada pro dan kontra dengan anak, keluarga. Memang satu dan dua tahun [awal] harus dijalankan. Akan tetapi, dengan berjalannya waktu, saya bisa mengembangkan karier dengan lisensi kepelatihan," ucap Indriyanto.
Indriyanto Nugrogo melatih SSB Kabomania sejak 2013 setelah pensiun sebagai pesepakbola. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama) |
"Cerita lucu selama di SSB ya banyak, kami pernah bermain di Senayan bersama anak-anak dalam turnamen usia dini. Waktu itu final, Jalan Tol Dalam Kota Cawang sudah macet total. Akhirnya saya turun dari bus dan naik ojek," tutur Indriyanto.
"Dan semua tahu saya. Ada yang melihat saya duduk dan memanggil nama saya di tengah jalan. Nah itu yang lucu saja bahwa ternyata masih ada yang tahu Indriyanto," tuturnya lagi.
Pemilik SSB Kabomania dan Kabomania FC, Imam Prasodjo, mengaku salut dengan kehadiran sosok Indriyanto di SSB Kabomania. Indriyanto disebut menjadi inspirasi bagi anak-anak usia di bawah 15 tahun.
Indriyanto Nugroho tidak merasa canggung melatih di SSB. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama) |
"Kalau teknik [sepak bola] itu bisa diperbaiki, ya sepak bola memang harus dikasih contoh orang yang pantas. Karena itu industri, dan anak itu nanti akan berkecimpung serta hidup dari sepak bola di masa mendatang," kata Imam menambahkan.
Dari Senin hingga Jumat, Indriyanto melatih di SSB Kabomania. Pada Sabtu, Indriyanto kadang juga menggelar pertandingan internal untuk para anak didiknya.
"Dampak keberadaan Indriyanto ya orang jadi banyak tahu tentang Kabomania juga. Terus terang saja, karena dia [Indriyanto] juga yang memasarkan. Jadi banyak dikenal dan orang ingin dilatih beliau," ujar Indriyanto. (sry)
Indriyanto Nugroho saat melatih SSB Kabomania di Lapangan Soerdiman, Cibinong. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama)
Indriyanto Nugrogo melatih SSB Kabomania sejak 2013 setelah pensiun sebagai pesepakbola. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama)
Indriyanto Nugroho tidak merasa canggung melatih di SSB. (CNN Indonesia/Andito Gilang Pratama)