Ronaldo Tolak Tato demi Alasan Kemanusiaan

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Kamis, 29/03/2018 13:40 WIB
Ronaldo Tolak Tato demi Alasan Kemanusiaan Cristiano Ronaldo memiliki tubuh bersih tanpa tato. (REUTERS/Juan Medina)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bintang Real Madrid yang juga kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, memiliki pertimbangan khusus dalam menjaga tubuhnya yang bersih dari tato. Percaya atau tidak, pemain berusia 33 tahun tersebut tidak menato tubuhnya demi alasan kemanusiaan.

Ronaldo tidak pernah malu memperlihatkan bentuk tubuhnya dari ujung kepala hingga kaki. Bentuk tubuh yang ia rawat bertahun-tahun juga membantu penampilan Ronaldo di lapangan.

Ketika banyak pemain sepak bola menggunakan sebagian penghasilannya untuk memperindah tubuh dengan tato, termasuk Lionel Messi, Ronaldo memilih untuk menahan diri. Dilansir dari Mirror, Kamis (29/3), Ronaldo menolak untuk menato tubuh karena harus mendonorkan darah secara teratur.


"Kita bisa buat perbedaan dengan mendonasikan darah. Setiap donasi yang diberikan memberi manfaat untuk orang-orang yang dalam kondisi darurat di luar sana dan untuk penyembuhan medis jangka panjang," ucap Cristiano Ronaldo.

Seorang penonton yang masuk ke dalam lapangan saat pertandingan Portugal vs Belanda berfoto dengan Cristiano Ronaldo.Seorang penonton yang masuk ke dalam lapangan saat pertandingan Portugal vs Belanda berfoto dengan Cristiano Ronaldo. (REUTERS/Denis Balibouse)
"Itulah kenapa saya antusias terhadap pentingnya mendonasikan darah dan mendorong orang-orang di dunia untuk menjadi pendonor abadi, agar dapat menyelamatkan nyawa manusia," Ronaldo menambahkan.

Tidak sembarangan orang bisa mendonorkan darah. Orang bertato mesti menunggu selama empat bulan dari terakhir kali membuat tato sebelum bisa mendonorkan darah.

Tubuh tanpa tato membantu Cristiano Ronaldo tampil prima di atas lapangan.Tubuh tanpa tato membantu Cristiano Ronaldo tampil prima di atas lapangan. (REUTERS/Sergio Perez)
Ronaldo bahkan tidak hanya mendonorkan darah saja, tapi juga sumsum tulang. Ia mulai mendonorkan sumsum tulang ketika mengetahui anak laki-laki dari mantan gelandang timnas Portugal Carlos Martins jatuh sakit.

"Ketika itu saya satu tim dengan Carlos. Dia memberitahu saya persoalan anaknya yang sakit. Dan kami, para pemain timnas Portugal, menunjukkan satu kesatuan untuk membantu dia dan anak laki-lakinya," ucap Ronaldo.

"Kami tahu dia dalam situasi yang sulit. Mendonasikan sumsum tulang adalah sesuatu yang banyak orang berpikir sulit untuk dilakukan. Akan tetapi, rasanya sama saja seperti donor darah dan tidak sakit," ujar Ronaldo menambahkan. (sry/jun)