Buffon Pasrah Lawan Real Madrid

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Rabu, 11/04/2018 22:21 WIB
Buffon Pasrah Lawan Real Madrid Gianluigi Buffon tidak menyesal jika laga melawan Real Madrid menjadi yang terakhir di Liga Champions. (REUTERS/Massimo Pinca)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kiper Juventus Gianluigi Buffon pasrah jelang leg kedua perempat final Liga Champions melawan Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (11/4) malam waktu setempat.

Buffon yang kini berusia 40 tahun disebut-sebut akan pensiun pada musim panas nanti. Dia juga tidak menyesal jika laga nanti merupakan yang terakhir di turnamen Liga Champions.

Lihat juga: Prediksi Real Madrid vs Juventus di Liga Champions


Pasalnya Juventus membutuhkan usaha luar biasa untuk bisa melaju ke semifinal setelah kalah 0-3 di leg pertama perempat final di Stadion Allianz.

"Saya tidak yahu jika ini akan menjadi pertandingan terakhir saya dan saya tidak ingin membicarakan hal itu sekarang," kata Buffon kepada Mediaset seperti dikutip dari ESPN.
Skuat Juventus siap tampil tanpa beban melawan Madrid di Santiago Bernabeu usai kalah 0-3 di leg pertama.Skuat Juventus siap tampil tanpa beban melawan Madrid di Santiago Bernabeu usai kalah 0-3 di leg pertama. (REUTERS/Massimo Pinca)
Mantan kiper Parma itu mengakui menghadapi Madrid di pertandingan terakhir memiliki perbedaan tersendiri dibanding melawan klub lain.

Gianluigi Buffon Pasrah Melawan Real Madrid
Menurut Buffon, setiap pesepakbola profesional menginginkan menjalani laga terakhirnya melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu.

"Saat masih anak-anak, saya ingin memainkan pertandingan Liga Champions di sini [Santiago Bernabeu]," ucap Buffon.

Juventus butuh keajaiban untuk bisa lolos ke semifinal Liga Champions.Juventus butuh keajaiban untuk bisa lolos ke semifinal Liga Champions. (REUTERS/Dylan Martinez)
Juventus akan melakoni pertandingan nanti dengan tanpa beban. Skuat Si Nyonya Tua tidak ingin dipusingkan dengan target mengejar ketinggalan tiga gol.

"Pada pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan Madrid, peluang kami untuk lolos selalu tinggi, tapi itu tidak terjadi untuk saat ini. Namun kami harus tetap menghormati sejarah dan kaus yang kami kenakan," Buffon menegaskan. (jun)