Petrucci Gagal Bertahan dari Serangan Marquez

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Senin, 11/09/2017 00:01 WIB
Petrucci Gagal Bertahan dari Serangan Marquez Danilo Petrucci gagal bertahan dari serangan Marc Marquez di akhir balapan. (AFP PHOTO / JEAN-FRANCOIS MONIER)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci menyatakan bahwa dirinya telah berusaha maksimal untuk bisa bertahan dari serangan Marc Marquez namun akhirnya gagal di lap terakhir.

Petrucci menunjukkan kecepatan impresif di awal balapan dan langsung memimpin setelah Jorge Lorenzo terjatuh di lap ketujuh. Setelah itu, Petrucci sukses memimpin balapan tanpa gangguan berarti dari rival-rival di belakangnya.


Meski tak ada serangan yang dilakukan padanya, Petrucci tahu bahwa Marquez tengah mengintai kesempatan untuk melakukan serangan. Pebalap asal Spanyol itu akhirnya menyerang di saat lap-lap terakhir.


Petrucci berusaha mati-matian menutup jalan bagi Marquez untuk menyusul, namun kejeniusan Marquez tak bisa ditandingi hingga akhirnya Petrucci harus merelakan posisi pertama di lap pamungkas.

“Sungguh perasaan campur-aduk dalam diri saya. Ini adalah perlombaan paling sulit bagi saya sepanjang musim ini. Saya benar-benar berusaha hingga tikungan terakhir.”

“Saya tahu bahwa Marc Marquez ada di belakang saya dan saya mengerti bila saya membiarkan dia mendahului, maka saya akan kehilangan dirinya. Saya terus berusaha kembali mendekat namun akhirnya gagal melakukannya,” ucap Petrucci seperti dikutip dari Crash.

Meski gagal jadi juara di GP San Marino, posisi runner up yang didapat Petrucci membuat dirinya jadi salah satu pebalap kuda hitam musim ini. Bagi Petrucci, ini adalah podium ketiga musim ini setelah ia mampu meraih posisi ketiga di GP Italia dan posisi runner up di GP Belanda.

Seri MotoGP berikutnya berlangsung di GP Aragon, 24 September mendatang.