Madrid ke Semifinal Liga Champions, Marcelo Ejek Barcelona

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Kamis, 12/04/2018 08:10 WIB
Madrid ke Semifinal Liga Champions, Marcelo Ejek Barcelona Marcelo mengejek Barcelona setelah Real Madrid lolos ke semifinal Liga Champions. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Real Madrid berhasil lolos ke semifinal Liga Champions. Hal itu dijadikan Marcelo sebagai kesempatan untuk mengejek Barcelona.

Real Madrid yang mengantongi keunggulan 3-0 di leg pertama nyaris menjalani mimpi buruk di leg kedua seperti halnya Barcelona sehari sebelumnya.

Juventus mampu unggul 3-0 di pertengahan babak kedua dan terus menekan Real Madrid untuk mencari gol keempat. Namun pada akhirnya Los Blancos lolos dari maut lewat gol penalti Cristiano Ronaldo di masa injury time.


Setelah memastikan tiket semifinal Liga Champions, Marcelo yang jadi kapten di laga itu menggunakan kesempatan itu untuk mengejek Barcelona. Sehari sebelumnya, Blaugrana yang sudah unggul 4-1 di leg pertama gagal lolos karena kalah 0-3 dari AS Roma di Stadion Olimpico.

Real Madrid selamat dari mimpi buruk lewat gol Cristiano Ronaldo di masa injury time.Real Madrid selamat dari mimpi buruk lewat gol Cristiano Ronaldo di masa injury time. (Foto: REUTERS/Susana Vera)
"Kami menghadapi laga ini dan melakukan segalanya yang kami bisa untuk lolos ke babak selanjutnya."

"Apa yang terjadi pada Barcelona tak akan terjadi pada kami karena kami adalah Real Madrid," tutur Marcelo seperti dikutip dari Marca.

Penalti untuk Real Madrid lahir setelah Lucas Vazquez dijatuhkan oleh Mehdi Benatia. Protes keras sempat dilayangkan pemain-pemain Juventus yang membuat laga sempat terhenti.

"Hukuman penalti itu sangat jelas," kata Marcelo.

Juventus memberikan perlawanan sengit pada Real Madrid.Juventus memberikan perlawanan sengit pada Real Madrid. (Foto: REUTERS/Susana Vera)
Madrid ke Semifinal Liga Champions, Marcelo Ejek Barcelona
Di babak semifinal, calon lawan Real Madrid adalah Bayern Munchen, Liverpool, dan AS Roma. Keberhasilan lolos ke semifinal ini juga membuka peluang bagi Real Madrid untuk mencetak sejarah sebagai tim pertama yang mampu juara Liga Champions tiga musim beruntun. (nva)