5 Duel Kunci Bayern Munchen vs Real Madrid

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Rabu, 25/04/2018 17:53 WIB
5 Duel Kunci Bayern Munchen vs Real Madrid Bayern Munchen lawan Real Madrid bakal menyajikan duel sengit di semua lini. (Reuters / Michael Dalder)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemain-pemain kelas atas akan mengisi daftar susunan pemain dalam pertandingan antara Bayern Muenchen dan Real Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Allianz, Rabu (25/4) waktu setempat.

Pertandingan antara Munchen dan Madrid sudah terjadi sebanyak 24 kali, semuanya di Liga Champions.

Dari pertemuan-pertemuan sebelumnya tercatat pesepakbola-pesepakbola top yang membela kedua kesebelasan saling memperagakan permainan terbaik demi klub yang mereka bela.


Pada musim ini deretan duel antarbintang kembali akan terjadi ketika Die Roten menjamu Los Blancos, berikut daftar lima duel kunci Munchen lawan Madrid yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan:

1. Mats Hummels vs Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo sudah membuktikan ketajaman di Liga Champions 2017/2018. Sejak fase grup, Ronaldo sudah mengoleksi 15 gol. Lima kesebelasan sudah diperdaya Ronaldo, mulai APOEL hingga Juventus.

Munchen tentu tidak akan melepaskan perhatian pada pemain yang selalu mencetak gol di setiap laga antarklub Eropa musim ini. Mats Hummels sebagai jenderal lapangan belakang akan mengawal pergerakan Ronaldo.

Mats Hummels (kiri) menjadi palang pintu andalan Bayern Munchen.Mats Hummels (kiri) menjadi palang pintu andalan Bayern Munchen. (REUTERS/Murad Sezer)
Kendati Munchen misalnya tidak memainkan pola man to man marking, Hummels dipastikan selalu memantau gerak-gerik pengoleksi lima gelar Ballon d'Or.

2. Robert Lewandowski vs Sergio Ramos
Sebagai ujung tombak dalam formasi yang mengandalkan satu penyerang, Robert Lewandowski paham tugas yang harus dilakukan. Selain menjadi penuntas serangan, penyerang asal Polandia itu bisa berperan sebagai tembok dan membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk mencetak gol.

Dari 23 gol Munchen di musim ini, Lewi baru mencetak lima gol. Namun petaka bila Madrid lupa mengawasi ancaman dari penyerang 29 tahun tersebut. Sergio Ramos harus jeli membaca mobilitas Lewandowski.

Robert Lewandowski baru mencetak lima gol di Liga Champions 2017/2018 Robert Lewandowski baru mencetak lima gol di Liga Champions 2017/2018. (AFP PHOTO / THOMAS KIENZLE)
Selain menjaga Lewandowski, Ramos juga harus memimpin koordinasi lini belakang Madrid untuk meminimalisasi kesalahan mengadang serangan Munchen.

3. Javi Martinez vs Luka Modric
Javi Martinez sebagai gelandang bertahan wajib mematikan kreasi serangan tim tamu yang bisa bermula dari Luka Modric. Peran Martinez akan sangat vital dalam pertandingan antara Munchen dan Madrid. Sebagai pemain Spanyol dan pernah bermain di Athletic Bilbao menjadi modal tersendiri bagi Martinez membaca permainan El Real.

5 Duel Kunci Bayern Munchen vs Real Madrid
Meskipun memiliki Ronaldo, peran Modric sebagai otak permainan akan menjadi pembeda bagi Madrid yang sedang berupaya mencari gelar Liga Champions yang ketiga secara beruntun. Modric yang pindah dari Tottenham Hotspur pada 2012, sudah berpengalaman meraih gelar Liga Champions bersama Madrid pada 2014, 2016, dan 2017.

4. Thomas Mueller vs Casemiro
Thomas Mueller menjadi salah satu pemain kunci Munchen yang bisa bermain di beberapa posisi berbeda. Dalam laga menghadapi Madrid, Mueller kemungkinan akan tampil sebagai gelandang serang. Keandalan Mueller menciptakan ruang di lapangan sudah terbukti dengan berbagai gelar yang diraih Munchen dan Timnas Jerman.

Casemiro (tengah) menjadi salah satu gelandang andalan Real Madrid.Casemiro (tengah) menjadi salah satu gelandang andalan Real Madrid. (REUTERS/Paul Hanna)

Untuk mengantisipasi Mueller, Madrid akan menempatkan Casemiro. Pemain asal Brasil itu sudah beberapa kali menahan pergerakan pemain kunci lawan dan menjadi aktor utama yang memenangkan Madrid.

5. Marcelo vs Joshua Kimmich
Serangan-serangan dari dua kesebelasan tidak hanya berasal dari kreasi-kreasi pemain di lini tengah. Pemain-pemain belakang seperti Marcelo dan Joshua Kimmich bisa menjadi alternatif penyuplai bola-bola yang membahayakan pertahanan lawan.

Duel Marcelo lawan Kimmich dalam menyerang dan bertahan akan menjadi daya tarik tersendiri dalam pertandingan kali ini, karena kedua pemain akan saling bertemu mengingat Marcelo sebagai bek kiri dan Kimmich di posisi bek kanan. (bac)