Kekalahan ini terjadi usai kecolongan di sepuluh menit awal pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jumat (27/4).
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Luis Milla mengakui timnya belum siap di sepuluh menit awal pertandingan. Hasilnya, Bahrain mampu mencetak gol dengan cepat melalui Mohamed Marhoon yang lolos dari jebakan offside di menit kelima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus berpikir positif. Kami tahu kami kalah karena di awal menit ketika belum siap, kami kebobolan. Tapi setelah itu kami main baik dan menciptakan beberapa peluang meski belum bisa mencetak gol," kata Luis Milla usai pertandingan.
Luis Milla mengapresiasi determinasi dan militansi yang ditunjukkan para pemainnya. Terutama di lini tengah yang mampu bekerja dengan baik pada pertandingan melawan Bahrain.
"Pelajaran yang bisa kami ambil adalah ini pertandingan dengan level tinggi. Di sepuluh menit awal kita belum siap dan penaltinya adalah gol [Bahrain]. Selanjutnya kami harus lebih baik," terang pelatih asal Spanyol itu.
"Ke depannya, kita lihat apa yang bisa dikoreksi dan diperbaiki. Tidak hanya kemampuan individu pemain tapi kolektif. Kita cari koreksi jawaban dari sepuluh menit awal sampai terjadinya gol supaya tidak terjadi lagi di pertandingan selanjutnya," imbuhnya.
Selanjutnya, Timnas Indonesia U-23 bakal menghadapi perlawanan Kore Utara pada laga kedua di PSSI Anniversary Cup 2018 yang digelar, Senin (30/4).
(chs)