Selain Kevin dan Marcus, Indonesia juga mengirim Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto untuk memperkuat sektor ganda putra.
"Ya tidak ada masalah mau dipasangkan siapa saja, yang penting kami profesional. Yang terbaik saja untuk tim, itu bagian dari strategi tim. Apapun keputusannya itu yang terbaik untuk Indonesia, tidak mungkin kami mau kalah," tutur Kevin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marcus Fernaldi Gideon jadi pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang paling klop sejauh ini. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Jonatan Waspada Kekuatan Thailand dan Korsel
Sementara itu pebulutangkis putra Indonesia Jonatan Christie mewaspdai kekuatan tim Grup B Piala Thomas, khususnya Thailand dan Korea Selatan. Menurut dia, kedua tim itu lawan yang berat dibandingkan Kanada.
"Target Thomas Cup pasti karena dua tahun lalu bisa sampai final, mudah-mudahan kali ini bisa masuk final juga," katanya menambahkan.
Lebih lanjut, Jojo mengatakan akan berusaha semaksimal mungkin dalam pertandingan beregu itu. Ia dan rekan-rekan lain akan fokus ke pertandingan penyisihan grup dulu.
Foto: Dok. Humas PBSIJonatan Christie mewaspadai kekuatan Korea Selatan dan tuan rumah Thailand. |
"Karena kita sudah sangat rindu sekali untuk menjadi yang terbaik di Thomas dan Uber Cup ini. Kedua, saya tahu bahwa persiapan PBSI luar biasa. Para atlet luar biasa memperlihatkan diri semua," ujar Imam.
"Pesan kami, jaga kekompakan karena ini tim. Tentu juga saya berharap kepada pelatih untuk tetap menemani setiap detik apa saja yang menjadi teknis, non-teknis, psikologis, dan sebagainya, agar harapan dan doa seluruh masyarakat betul-betul bisa terwujud dengan baik," ujarnya melanjutkan.
Imam melihat semangat dari para atlet, pelatih, dan pengurus PBSI luar biasa menyambut penyelenggaraan turnamen tersebut. "Tinggal kita dukung baik langsung maupun tak langsung," tuturnya. (bac)
Marcus Fernaldi Gideon jadi pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang paling klop sejauh ini. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Foto: Dok. Humas PBSI