Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan PSSI melalui Komite Wasit selalu menggelar evaluasi terhadap kinerja wasit setiap pekan. Meski diakui ada beberapa wasit yang dievaluasi, PSSI tetap bertugas untuk memproteksi identitas mereka, terutama dari bullying di masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak awal musim, Tisha menyebut lebih dari delapan wasit yang sudah terkena evaluasi dari Komite Wasit PSSI.
Persija Jakarta memprotes kinerja wasit di Liga 1. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Sekjen PSSI Ratu Tisha tak bisa menyebutkan identitas wasit yang diistirahatkan. (CNN Indonesia/Mundri Winanto) |
"Semua [wasit yang dievaluasi sifatnya] pengistirahatan. Tidak cuma delapan, terhitung mungkin sudah banyak," tegas Tisha.
Dilarang Protes
Menyoal protes keras yang dilakukan Persija Jakarta terhadap kinerja wasit Annas Apriliandi yang memimpin pertandingan melawan Persela Lamongan, Tisha mengaku belum menerima surat tersebut. Diego Assis dianggap telah mencetak gol dengan bantuan tangan saat menjamu Persija di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (20/5).
Tisha menegaskan, ia juga tidak berhak untuk mengomentari kinerja wasit. Begitu juga klub yang tidak boleh memprotes hasil yang telah dikeluarkan wasit di pertandingan.
Manajemen klub dilarang protes terhdap keputusan wasit di lapangan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Regulasi menyebut tidak boleh protes terhadap hasil dan keputusan wasit. Cristiano Ronaldo [pemain Real Madrid] pun dapat sanksi karena protes. Kami memberikan form feedback di awal musim. Mereka (klub) bisa kasih itu ke karena kami tidak bisa protes hal yang tidak bisa diprotes," ujar Tisha.
"Sekarang belum. Kalau berkali-kali baru iya. Ada regulasinya juga keputusan wasit adalah mutlak tidak boleh diprotes. Tapi tenang, apa yang mereka sampaikan (protes) diterima dan dikoreksi," terangnya. (jun/nva)
Persija Jakarta memprotes kinerja wasit di Liga 1. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sekjen PSSI Ratu Tisha tak bisa menyebutkan identitas wasit yang diistirahatkan. (CNN Indonesia/Mundri Winanto)
Manajemen klub dilarang protes terhdap keputusan wasit di lapangan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)