Jonatan Kalah, Indonesia Tertinggal 1-2 di Piala Thomas 2018
CNN Indonesia | CNN Indonesia
Rabu, 23 Mei 2018 16:50 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Jonatan Christie yang menjadi harapan Indonesia untuk unggul atas Korea Selatan (Korsel) gagal melaksanakan tugasnya usai kalah dari Kwang Hee Heo 17-21, 19-21 di Grup B Piala Thomas 2018 di Impact Arena, Rabu (23/5).
Jonatan memulai pertandingan dengan apik dan unggul 2-0. Di gim pertama ini Jonatan menunjukkan permainan yang bagus, terutama setelah interval. Saat tertinggal 7-11, Jonatan tetap bermain dengan tenang.
Atlet kelahiran Jakarta itu mengombinasikan permainan pendek dengan smes. Sesekali Jonatan mengambil risiko dengan bermain di depan net.
Hanya saja setelah tertinggal dua poin, 11-13, keran poin Jonatan seperti terhenti. Heo seperti dengan mudah mendapat lima poin beruntun memanfaatkan kesalahan Jonatan dalam melakukan lob dan positioning.
Pertandingan berjalan ketata setelah interval, Jonatan dan Heo saling menyalip. Beberapa kali Jonatan diuntungkan dengan dengan kesalahan Heo dan juga pengamatan bagus yang dimilikinya.
Namun, saat unggul 19-17 stamina Jonatan tampak kedodoran. Heo tanpa kesulitan mendapatkan empat poin tambahan dan menutup laga dengan kemenangan 21-19 dalam pertandingan yang berlangsung selama 44 menit itu. Dengan kemenangan ini tim Korea Selatan pun kembali unggul 2-1.
Pertandingan berikutnya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menghadapi Choi Solgyu/Kim Dukyong menjadi harapan terakhir bagi Indonesia. Kembali menelan kekalahan berarti Indonesia harus puas menjadi runner up Grup B.
Jonatan memulai pertandingan dengan apik dan unggul 2-0. Di gim pertama ini Jonatan menunjukkan permainan yang bagus, terutama setelah interval. Saat tertinggal 7-11, Jonatan tetap bermain dengan tenang.
Lihat juga:Unai Emery Resmi Jadi Manajer Arsenal |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua tunggal putra gagal memberikan poin saat Indonesia bentrok Korea Selatan. (Dok. Humas PBSI) |
Saat tertinggal 12-20 Jonatan tidak putus asa. Secara perlahan Jonatan berbalik mendapat lima poin beruntun. Sayangnya, Jonatan harus mengakui keunggulan Heo di gim pertama dengan skor 17-21.
Persaingan kedua atlet kembali terjadi di awal gim kedua. Tetapi kemudian Jonatan bisa melesat dengan keunggulan 7-3.
Kwang Hee Heo yang merupakan peringkat ke-78 dunia kembali mengungguli Jonatan dengan skor 10-7. Namun Jonatan menunjukkan konsistensinya dan menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-10.
Pertandingan berjalan ketata setelah interval, Jonatan dan Heo saling menyalip. Beberapa kali Jonatan diuntungkan dengan dengan kesalahan Heo dan juga pengamatan bagus yang dimilikinya.
Namun, saat unggul 19-17 stamina Jonatan tampak kedodoran. Heo tanpa kesulitan mendapatkan empat poin tambahan dan menutup laga dengan kemenangan 21-19 dalam pertandingan yang berlangsung selama 44 menit itu. Dengan kemenangan ini tim Korea Selatan pun kembali unggul 2-1.
Lihat juga:Skor 21-0 Terjadi di Piala Uber 2018 |
Sebelumnya Indonesia kehilangan poin setelah tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting kalah dari Son Wan-ho 20-22 dan 20-22. Namun, ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyamakan kedudukan menjadi 1-1 usai menumbangkan Chung Eui Seok/Kim Won Ho 21-11 14-21 21-10.
(sry/jun)
Dua tunggal putra gagal memberikan poin saat Indonesia bentrok Korea Selatan. (Dok. Humas PBSI)