Pelatih Persija dan Persebaya Kritik Kondisi Lapangan PTIK

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Rabu, 27/06/2018 04:48 WIB
Pelatih Persija dan Persebaya Kritik Kondisi Lapangan PTIK Persija Jakarta ditahan imbang Persebaya Surabaya di Stadion PTIK, Selasa (26/6). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Persija Jakarta Stefano 'Teco' Cugurra dan pelatih Persebaya Surabaya mengakui kesulitan mengembangkan permainan di Stadion PTIK seusai hujan lebat. Kedua tim harus puas dengan hasil imbang 1-1, Selasa (26/6).

Teco menilai skuat Macan Kemayoran tampil di bawah performa pada babak pertama. Terbukti, Persija kebobolan lebih dulu lewat gol Rishadi Fauzi di menit ke-20.

Gol penyama kedudukan buat Persija Jakarta diciptakan Novri Setiawan di menit ke-51. Meski banyak punya peluang, Persija tak berhasil menambah gol untuk meraih kemenangan.


"Babak kedua, kami punya organisasi yang bagus. Minimal bisa cetak satu gol. Kita punya banyak bola dan menyerang, tapi umpan terakhir tidak bisa memberikan bola yang enak untuk striker di depan," kata Teco usai pertandingan.

Rishadi Fauzi cetak gol keunggulan Persebaya Surabaya.Rishadi Fauzi cetak gol keunggulan Persebaya Surabaya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Kondisi hujan lebat jelang dan saat pertandingan menyebabkan lapangan banyak genangan air. Kondisi itu juga disebut Teco membuat pemain kesulitan untuk mengembangkan permainan.

Diimbangi Persebaya, Teco Akui Pemain Persija Kurang Fokus
"Kami sudah kerja keras di sesi latihan, mungkin tadi hujan lebat dan tim butuh adaptasi main saat hujan. Lapangan (becek buat pemain) jadi berat. Kita punya beberapa peluang, tapi hanya satu gol, tidak bisa menang tapi bisa seri," jelasnya.

Senada, pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera juga mengkritik kondisi lapangan Stadion PTIK yang tidak ideal ketika hujan lebat turun.

"Pertandingan susah, lapangan terlalu berat. Babak pertama kami banyak peluang bagus untuk bisa unggul. Tapi kita cuma bisa cetak satu gol. Babak kedua lebih susah karena Persija mainnya lebih keluar buat menyamakan kedudukan," ungkapnya.

Kondisi lapangan yang becek membuat kedua tim sulit mengembangkan permainan.Kondisi lapangan yang becek membuat kedua tim sulit mengembangkan permainan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Laga kandang Persija kontra Persebaya ini merupakan laga tunda yang sedianya digelar 3 Juni lalu di Stadion Sultan Agung Bantul. Kericuhan antarsuporter yang terjadi sebelum laga memaksa pihak keamanan menarik izin pertandingan.

Hasil imbang ini membuat Persija merangkak di posisi kesembilan klasemen dengan raihan 17 poin dari 11 pertandingan. Sementara tim Bajul Ijo bertengger di peringkat ke-14 dengan koleksi 15 angka.

Selanjutnya, Macan Kemayoran bakal kembali melakoni laga kandang tunda bersama Persib Bandung. Laga tersebut bakal digelar di Stadion PTIK, Sabtu (30/6). Sementara Persebaya akan menjamu Bali United di Surabaya pada 7 Juli 2018. (jun/ptr)