Di balik kelolosan negara-negara itu, ada penampilan gemilang sejumlah pemain. Beberapa di antaranya adalah pemain-pemain yang tak terduga akan bersinar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alih-alih menyebut nama Neymar Jr, mantan bintang timnas Brasil Ricardo Kaka menilai Coutinho sebagai pemain yang paling menentukan dalam skuat Brasil di grup E Piala Dunia 2018.
Dua bintang Brasil, Neymar Jr dan Philippe Coutinho. (REUTERS/Max Rossi) |
Terbukti, ia meraih dua kali gelar pemain terbaik saat bermain imbang 1-1 melawan Swiss dan menang melawan Kosta Rika 2-0.
Selama 260 menit tampil di tiga pertandingan fase grup, bintang Barcelona ini menyumbang dua gol, masing-masing saat melawan Kosta Rika dan Swiss, serta satu assist saat melawan Serbia.
2. Cristiano Ronaldo
Penampilan pemain kelahiran Madeira, Portugal, 33 tahun lalu, ini menjadi sorotan, terutama dalam pertandingan perdana Grup B Piala Dunia 2018 melawan Spanyol. Saat itu, ia mencetak hattrick yang menyelamatkan timnya dari kekalahan dari La Furia Roja.
Secara keseluruhan, dalam tiga penampilannya sepanjang 270 menit itu Ronaldo mencatatkan empat gol, tanpa assist, 7 tembakan tepat sasaran, tiga percobaan tak tepat sasaran, dan 74 operan.
Pemain timnas Portugal Cristiano ROnaldo saat menang melawan maroko. (REUTERS/Maxim Shemetov) |
Hanya saja, ia mendapat cela saat mendapat satu kartu kuning saat menyikut wajah pemain timnas Iran Morteza Pouraliganji, dalam laga di Mordovia Arena, Selasa (26/6) dini hari WIB. Selain itu, ia melakukan tiga kali pelanggaran, serta 13 kali dilanggar.
3. Harry Kane
Kapten timnas Inggris ini sebelumnya sudah digadang-gadang akan bersinar di Piala Dunia 2018. Prediksi itu tak meleset. Ia diganjar pemain terbaik saat Inggris menang 2-1 melawan Tunisia dan menang 6-1 atas Panama.
Harry Kane mencetak gol ke gawang Panama melalui titik penalti. (REUTERS/Matthew Childs) |
Namun, ia belum menciptakan assist, dan baru melakukan 23 operan. Selain itu, ia baru melakukan sekali pelanggaran tanpa berbuah kartu dan empat kali dilanggar.
4. Luka Modric
Menjadi inspirasi Kroasia saat menang melawan Nigeria 2-0 dan menggulung tim bertabur bintang Argentina 3-0, Modric diganjar dua kali pemain terbaik.
Pemain senior di timnas Kroasia ini juga sudah mencatatkan namanya di papan skor sebanyak dua kali, yakni melalui penalti saat melawan Nigeria, dan sebuah gol tendangan jarak jauh spektakuler ke gawang Argentina.
Pemain timnas Kroasia Luka Modric merayakan kemenangan atas Argentina. (REUTERS/Ivan Alvarado) |
Meski demikian, ia belum memberikan assist dalam 245 menit bermainnya di Piala Dunia 2018. Modric juga tercatat sudah melakukan 143 operan, enam pelanggaran tanpa mendapat kartu, serta dua kali dilanggar.
5. Denis Cheryshev
Dia adalah salah satu yang tak terduga bersinar di Piala Dunia 2018. Pada fase grup, ia mendapat dua gelar pemain terbaik berkat aksi-aksinya saat menaklukan Arab Saudi 5-0, dan menang atas Mesir 3-1.
Denis Cheryshev merayakan gol kedua ke gawang Arab Saudi. (REUTERS/Maxim Shemetov) |
Cheryshev yang kini berusia 27 tahun juga sudah melakukan lima pelanggaran, tanpa memperoleh kartu. (sry)
Dua bintang Brasil, Neymar Jr dan Philippe Coutinho. (
Pemain timnas Portugal Cristiano ROnaldo saat menang melawan maroko. (
Harry Kane mencetak gol ke gawang Panama melalui titik penalti. (
Pemain timnas Kroasia Luka Modric merayakan kemenangan atas Argentina. (
Denis Cheryshev merayakan gol kedua ke gawang Arab Saudi. (