5 Kunci Pertahanan Brasil vs Belgia di Perempat Final
Arby Rahmat | CNN Indonesia
Jumat, 06 Jul 2018 19:44 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Permainan indah dan agresif di lini depan bukan hanya andalan timnas Brasil untuk menghadapi Belgia pada perempat final Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Sabtu (7/7) dini hari WIB.
Brasil mulai menampilkan permainan cantik saat mengalahkan Meksiko 2-0 di babak 16 besar. Tapi, bukan hanya Jogo Bonito yang menjadi andalan Brasil di Piala Dunia 2018. Lini pertahanan Brasil juga luar biasa selama tampil di Rusia.
Selecao baru kebobolan satu gol hingga berakhirnya babak 16 besar. Satu-satunya negara yang mampu membobol skuat asuhan Tite adalah Swiss ketika kedua tim bermain imbang 1-1 di babak Grup E.
Pertahanan Brasil bakal menjadi salah satu kekuatan utama untuk mengalahkan Belgia. Berikut ini lima kunci pertahanan timnas Brasil menurut asisten pelatih Selecao Cleber Xavier seperti yang dikutip dari situs resmi FIFA:
1. Zonal Marking
Xavier mengatakan Brasil mengoperasikan sebuah pertahanan zonal, baik dalam permainan terbuka maupun set piece. "Ini adalah pertahanan dasar bagi jenis permainan sepak bola apapun," kata dia.
"Terima kasih kepada para pemain yang sudah menerapkan zonal marking di Piala Dunia 2018 dengan baik. Kami adalah tim yang paling disiplin dalam kompetisi ini. Kami hanya melakukan pelanggaran dengan jumlah yang sangat sedikit yakni sembilan kali dalam setiap laga," ucap Xavier.
2. Total Pressing
Xavier juga menjelaskan tiga fase pertahanan timnas Brasil. "High Press, mid press, dan low press. Kami cukup banyak menyesuaikan permainan untuk menekan lawan kami," ucapnya.
"Dan setiap penyesuaian yang kami lakukan biasanya dalam tekanan yang tinggi. Sedangkan permainan mid press dan low press itu biasanya lebih sistematis."
3. Menyerang Ketika Bertahan
Xavier menjelaskan timnas Brasil selalu bermain sesuai porsinya ketika menyerang dan bertahan. Namun, seringkali Brasil sangat cepat melakukan serangan balik ketika sedang dalam formasi bertahan.
"Itulah yang kami sebut menyerang ketika bertahan. Dan kami sudah dalam posisi yang siap untuk mendapatkan bola ketika kami kehilangan bola."
4. Konsep Bertahan yang Jelas
Para pemain inti Brasil sudah sama-sama berlatih dan bertanding sejak lama. Taktik timnas Brasil tidak diracik dalam waktu semalam saja.
"Ini adalah sebuah karakteristik dari kami, yang kami kembangkan di tempat tinggal kami. Kami punya banyak waktu mengembangkan permainan di tempat asal kami. Kami bisa berpikir jernih dan mempraktekkan ide," ujar Xavier.
"Ini adalah metodologi latihan kami. Kami mengambil ilmu dari beragam tempat dan menyesuaikan dengan konsep kami. Itu adalah prinsip yang sederhana, terlepas dari apapun situasinya," ujarnya melanjutkan.
5. Komunikasi
Komunikasi adalah hal yang wajib dipegang teguh para pemain timnas Brasil di Piala Dunia 2018. Xavier ingin agar setiap pemainnya mendapat informasi yang sama.
"Jika Neymar bermain pada Minggu dengan PSG [Paris Saint-Germain] dan bergabung dengan timnas pada Senin, begitu dia tiba di ruang ganti, dia akan menerima pesan lewat ponselnya dengan gambar yang sudah diedit mengenai suatu hal yang ia lewatkan tentang timnas," tutur Xavier. (har/ptr)
Brasil mulai menampilkan permainan cantik saat mengalahkan Meksiko 2-0 di babak 16 besar. Tapi, bukan hanya Jogo Bonito yang menjadi andalan Brasil di Piala Dunia 2018. Lini pertahanan Brasil juga luar biasa selama tampil di Rusia.
Selecao baru kebobolan satu gol hingga berakhirnya babak 16 besar. Satu-satunya negara yang mampu membobol skuat asuhan Tite adalah Swiss ketika kedua tim bermain imbang 1-1 di babak Grup E.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Zonal Marking
Joao Miranda menjadi salah satu kunci pertahanan Brasil di Piala Dunia 2018. (REUTERS/Maxim Shemetov) |
2. Total Pressing
Xavier juga menjelaskan tiga fase pertahanan timnas Brasil. "High Press, mid press, dan low press. Kami cukup banyak menyesuaikan permainan untuk menekan lawan kami," ucapnya.
3. Menyerang Ketika Bertahan
Xavier menjelaskan timnas Brasil selalu bermain sesuai porsinya ketika menyerang dan bertahan. Namun, seringkali Brasil sangat cepat melakukan serangan balik ketika sedang dalam formasi bertahan.
"Itulah yang kami sebut menyerang ketika bertahan. Dan kami sudah dalam posisi yang siap untuk mendapatkan bola ketika kami kehilangan bola."
4. Konsep Bertahan yang Jelas
Para pemain inti Brasil sudah sama-sama berlatih dan bertanding sejak lama. Taktik timnas Brasil tidak diracik dalam waktu semalam saja.
Thiago Silva menjadi pemimpin timnas Brasil di lini belakang. (REUTERS/Carl Recine) |
"Ini adalah metodologi latihan kami. Kami mengambil ilmu dari beragam tempat dan menyesuaikan dengan konsep kami. Itu adalah prinsip yang sederhana, terlepas dari apapun situasinya," ujarnya melanjutkan.
5. Komunikasi
Komunikasi adalah hal yang wajib dipegang teguh para pemain timnas Brasil di Piala Dunia 2018. Xavier ingin agar setiap pemainnya mendapat informasi yang sama.
"Jika Neymar bermain pada Minggu dengan PSG [Paris Saint-Germain] dan bergabung dengan timnas pada Senin, begitu dia tiba di ruang ganti, dia akan menerima pesan lewat ponselnya dengan gambar yang sudah diedit mengenai suatu hal yang ia lewatkan tentang timnas," tutur Xavier. (har/ptr)
Joao Miranda menjadi salah satu kunci pertahanan Brasil di Piala Dunia 2018. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Thiago Silva menjadi pemimpin timnas Brasil di lini belakang. (REUTERS/Carl Recine)