Hafiz/Gloria Belajar Atur Ritme dari Tontowi/Liliyana

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Minggu, 08/07/2018 07:37 WIB
Hafiz/Gloria Belajar Atur Ritme dari Tontowi/Liliyana Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir berusaha mengembalikan kok ke ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja pada babak semi final Blibli Indonesia Open 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja memetik pelajaran berharga ketika dihentikan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di semifinal Indonesia Open 2018, 21-18, 21-7, Sabtu (7/7).

Sepanjang pertandingan Hafiz/Gloria tidak mampu mengembangkan permainan dan kerap mati langkah. Salah satu faktornya adalah karena keunggulan dalam mengendalikan jalannya pertandingan.

"Pelajaran yang bisa diambil dari mereka adalah bola-bola cepat dan mereka bisa dengan cepat menurunkan ritme dengan tenang. Itu jadi tambahan ilmu buat kami," ucap Hafiz.


"Mereka lebih tenang mengatasi bola-bola itu masalah buat kami. Kami seperti terkurung," ungkapnya.

Selain kalah dalam kematangan bermain, Hafiz/Gloria menyatakan salah satu kelemahan mereka di laga kali ini adalah masalah kelelahan.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan bermain di Indonesia Open 2018.Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan bermain di Indonesia Open 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Sepanjang Indonesia Open 2018, Hafiz/Gloria sudah melakoni empat pertandingan dengan tiga di antaranya diselesaikan melalui rubber set. Kondisi itu disebut Gloria mempengaruhi performa mereka.

Meski sering latihan bersama di Pelatnas Cipayung, Hafiz/Gloria sendiri tetap tidak bisa mencuri kemenangan. Kerja keras yang ditunjukkan Tontowi/Liliyana saat latihan dengan mudah bisa diterapkan saat pertandingan.

"Mereka tinggal memindahkan saja dari latihan ke pertandingan. Mereka sudah terbiasa seperti itu di latihan jadi mereka bisa konsisten," ujar Hafiz.

Tontowi/Liliyana disebut bermain tenang dalam mengendalikan ritme permainan.  Tontowi/Liliyana disebut bermain tenang dalam mengendalikan ritme permainan. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Posisi Hafiz/Gloria di papan ranking dunia kini menempati urutan ke-10 atau tertinggal tujuh peringkat dari seniornya Tontowi/Liliyana. Kondisi itu bukan jadi beban, melainkan motivasi untuk bisa lompat ke ranking yang lebih tinggi jika ada kesempatan.

Selain jadi pelapis, Hafiz/Gloria juga dipersiapkan untuk menjadi pengganti Tontowi/Liliyana ke depannya.

"Mudah-mudahan tidak lama buat kami (menyamakan mereka). Kami juga harus maksimal lagi latihannya. Mudah-mudahan bisa cepat buat menggantikan Tontowi/Liliyana," kata Hafiz berharap. (vws)


BACA JUGA