MAN OF THE MATCH

Peran Griezmann yang Lebih dari Sekadar Striker

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Senin, 16/07/2018 04:46 WIB
Peran Griezmann yang Lebih dari Sekadar Striker Antoine Griezmann terpilih sebagai Pemain Terbaik di pertandingan final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keberhasilan Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018 tak lepas dari sosok Antoine Griezmann di lini serang mereka. Sang empunya nomor punggung tujuh itu menjadi sentral dalam setiap serangan Prancis.

Di gol pertama Prancis, Griezmann mengantarkan sepak pojok yang kemudian berbuah gol bunuh diri Mario Mandzukic.

Sementara di gol kedua, Griezmann didaulat menjadi algojo penalti. Dengan tenang pemain Atletico Madrid itu mengirimkan bola ke gawang, ketika kiper Danijel Subasic sudah melompat terlebih dahulu ke arah kanan.


Antoine Griezmann dipilih FIFA menjadi pemain terbaik di final Piala Dunia 2018. Antoine Griezmann dipilih FIFA menjadi pemain terbaik di final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Christian Hartmann)
Griezmann juga punya peran penting dalam gol ketiga Prancis yang dicetak oleh Paul Pogba.

Menerima bola umpan samping dari Kylian Mbappe, Griezamann kemudian berhasil menahan bola dan memberikannya kepada Pogba yang berada di luar kotak penalti. Dari sanalah Pogba mengirimkan tendangan keras untuk membobol gawang Subasic.

Dalam skema Didier Deschamps yang lebih bermain bertahan dalam formasi 4-2-3-1, Griezmann sendiri berada di belakang Olivier Giroud dan lebih berfungsi memberikan suplai bola, ketimbang coba untuk mencetak gol itu sendiri.

Karena itulah ia sering kali terlihat turun ke lini tengah dan menjemput bola, baik dari N'Golo Kante atau Paul Pogba.

Antoine Griezmann bersama putrinya usai mendapatkan gelar juara Piala Dunia 2018. Antoine Griezmann bersama putrinya usai mendapatkan gelar juara Piala Dunia 2018. (REUTERS/Darren Staples)
Bahkan Griezmann sendiri 52 kali menyentuh bola sepanjang pertandingan, kedua tertinggi di tim Prancis setelah Pogba. Ini membuktikan betapa dinamis pergerakan Griezmann, meski ia berposisi sebagai striker.

Ia juga mencatatkan dua kali tekel dan satu kali menghalau bola ketika membantu Prancis menahan serangan Kroasia.

Satu hal lain yang membuat Griezmann layak dianugrahi pemain terbaik di pertandingan ini adalah perannya dalam bola-bola mati Prancis. Selain menjadi penendang penalti, pengambil tembakan bebas, Griezmann juga kerap didaulat untuk mengeksekusi sepak pojok.

Antoine Griezmann mencetak gol penalti ke gawang Kroasia di final Piala Dunia 2018. Antoine Griezmann mencetak gol penalti ke gawang Kroasia di final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Dylan Martinez)
Tak heran FIFA juga memilih Griezmann sebagai pemain terbaik di pertandingan ini, meski beberapa pemain lainnya juga tampil mengesankan, seperti Mbappe atau Pogba. Keduanya memang terlihat tajam dalam serangan-serangan Prancis, tapi Griezmann lebih terlibat dalam permainan secara keseluruhan.

Penampilan gemilang Griezmann ini kembali membuktikan bahwa ia adalah pemain yang bisa diandalkan terutama di fase gugur.

Dari delapan laga terakhirnya di fase gugur, termasuk Piala Eropa 2016, Griezmann mencetak delapan gol. (har)