Keempat anggota Pussy Riot yang dijatuhi hukuman penjara 15 hari adalah Veronika Nikulshina, Olga Pakhtusova, Olga Kurachyova dan Pyotr Verzilov. Keputusan itu diambil dalam sidang di Moskow, Rusia, Senin (16/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Pussy Riot menyusup ke lapangan saat final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Christian Hartmann) |
Aksi keempat anggota Pussy Riot terjadi di depan sejumlah penjabat penting, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic.
Dua anggota Pussy Riot ketika dipenjara di Moskow usai final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Sergei Karpukhin) |
"Sangat disayangkan kami mengganggu jalannya pertandingan. Tapi, FIFA terlibat dalam permainan yang tidak adil. FIFA berteman dengan kepala negara yang melakukan represi, yang melanggar hak asasi manusia," ucap Kurachyova.
Pussy Riot merupakan sebuah band Rusia yang memfokuskan diri pada isu-isu feminis. Mereka dikenal di Rusia sebagai grup band punk-rock yang kerap beraksi untuk memprotes kebijakan yang dianggap 'maskulin'.
Anggota Pussy Riot menyusup ke lapangan saat final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Christian Hartmann)
Dua anggota Pussy Riot ketika dipenjara di Moskow usai final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Sergei Karpukhin)