Asian Games 2018

Lokasi Pertandingan Equestrian Asian Games Siap Digunakan

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Jumat, 03/08/2018 01:23 WIB
Lokasi Pertandingan Equestrian Asian Games Siap Digunakan Cabang olahraga berkuda di Asian Games 2018 akan berlangsung di Jakarta Internasional Equestrian Park Pulomas (JIEPP). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meresmikan Jakarta Internasional Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Kamis (2/8).

Dengan dilakukannya peresmian, lokasi pertandingan yang dibangun menggunakan APBD senilai Rp417 miliar tersebut sudah bisa digunakan.

"Alhamdulillah venue berkuda, equestrian hari ini telah resmi untuk digunakan," kata Anies usai acara peresmian.


Anies menyebut cabang olahraga berkuda merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki implikasi cukup luas bagi masyarakat Jakarta karena membutuhkan sertifikasi Equine Disease Free Zone (EDFZ) dari Dewan Kesehatan Hewan Dunia (OIE) di Paris dan Dewan Uni Eropa di Brussels agar dapat digunakan sebagai venue Asian Games 2018.

Anies menyebut keberhasilan mendapat sertifikat tersebut merupakan hasil kerja keras dan dukungan dari semua pihak, khususnya para pemilik kuda di Jakarta karena kuda lain tidak diperbolehkan berada di sekitar radius 10 kilometer dari venue.

Lokasi pertandingan berkuda di Pulomas telah diresmikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (2/8).Lokasi pertandingan berkuda di Pulomas telah diresmikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (2/8). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
"Kami mendekteksi 300 kuda di sekitar Jakarta ini semuanya harus mendapatkan vaksin, lalu radius 10 kilometer dari lokasi ini tidak ada tidak boleh ada kuda seekorpun untuk menghindari potensi penularan penyakit," tuturnya.

Pemerintah provinsi DKI pun telah mengambil kebijakan memindahkan sementara delman yang biasanya ada di Monas ke Ragunan dan Kota Tua selama perhelatan Asian Games.

"Kami apresiasi sekali karena mereka sangat suportif dengan adanya sertifikasi bebas penyakit kuda maka fasilitas ini dapat dimanfaatkan," ujar Anies.

Lebih dari itu, Anies menginginkan agar pengelola equestrian bisa membuat roadmap penggunaan selama 20 tahun ke depan. Tujuannya agar venue bisa digunakan untuk event kejuaraan cabang olahraga berkuda kelas dunia.

Selain itu, lanjut Anies, bagi masyarakat Indonesia venue tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi berkuda yang dimiliki.

"Mengembangkan potensi untuk muncul atlet-atlet skala dunia," kata Anies.

Pada Asian Games 2018 cabang olahraga berkuda akan memperebutkan dua emas dari nomor tunggang serasi, dua emas dari lompat rintangan show jumping dan dua emas dari lompat rintangan eventing. (nva/jun)