Juara Masih Menjadi Mimpi bagi Arsenal

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Jumat, 10/08/2018 22:26 WIB
Juara Masih Menjadi Mimpi bagi Arsenal Arsenal bisa menjadi penantang untuk berada di papan atas Liga Inggris musim ini. (Action Images via Reuters/Paul Childs)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arsenal bisa menjadi pesaing kuat di Liga Primer Inggris 2018/2019, tetapi bukan sebagai pemenang di akhir musim.

The Gunners melakukan sejumlah perombakan jelang bergulirnya musim ini dengan mendatangkan Unai Emery di posisi manajer. Sejumlah pembelian efektif dilakukan Emery di bursa transfer, tujuannya tentu saja gelar juara.

"Itu jelas, tujuan untuk klub adalah tiba sebagai juara, bermain untuk gelar. Tetapi bagi saya, saya ingin menikmati cara yang kami lakukan," ujar Emery dikutip dari Sky Sports.


Untuk posisi penjaga gawang Arsenal merekrut Bernd Leno dari Bayer Leverkusen. Kiper menjadi salah satu masalah bagi Arsenal di musim lalu. Karena itu kehadiran Leno menguatkan satu posisi penting di dalam tim.

Selain kiper, bek tengah juga kerap membuat perjalanan Arsenal tergelincir. Duet Laurent Koscielny dan Shkodran Mustafi tidak juga memuaskan. Emery akhirnya merekrut Sokratis Papastathopoulos untuk menambal lubang tersebut.

Unai Emery diharapkan bisa beradaptasi dengan cepat di Liga Inggris.Unai Emery diharapkan bisa beradaptasi dengan cepat di Liga Inggris. (REUTERS/Edgar Su)
Mendatangkan Lucas Torreira juga menjadi salah satu faktor yang bisa memengaruhi penampilan Arsenal musim ini. Torreira akan menambah kekuatan Arsenal di lini tengah. Tetapi beberapa pemain juga pergi dari Emirates, Jack Wilshare dan Santi Cazorla.

Secara umum, Unai Emery melakukan pembelian yang efektif untuk klub asal London utara tersebut. Segala kekurangan di musim lalu untuk sementara bisa ditutupi Emery.

Dalam laga pramusim penampilan Arsenal juga cukup mengesankan. Alexandre Lacazette dan kawan-kawan menang empat kali dan sekali kalah dalam lima pertandingan selama pramusim.

"Kami membutuhkan dua hal: pemain berkualitas, yang [sudah] kami punya, lalu organisasi. Bersama-sama saya pikir kami bisa meningkat, menang dengan cara kami. Saya ulangi: organisasi, lalu bermain," ucap Emery.

Pierre-Emerick Aubameyang menjadi tumpuan di lini depan Arsenal.Pierre-Emerick Aubameyang menjadi tumpuan di lini depan Arsenal. (TT News Agency/Erik Simander/via REUTERS)
Hanya saja, bermodalkan penampilan impresif selama laga uji coba tidak cukup bagi Emery dan Arsenal untuk menjuarai Liga Inggris yang terkenal ketat dan kompetitif.

Emery dan pemain-pemain baru The Gunners akan dihadapkan pada masalah adaptasi. Pelatih asal Spanyol itu perlu menemukan racikan yang tepat untuk Liga Inggris.

Terlebih lagi musim ini Arsenal juga bermain di Liga Europa. Taktik, strategi, dan rotasi yang tepat dibutuhkan Emery untuk bisa membawa Arsenal kompetitif di Liga Inggris. Dengan segala tantangan yang ada, juara Liga Inggris musim ini pun tampaknya masih sebatas mimpi bagi Emery dan Arsenal. (bac)