Milla Akui Strategi 'False Nine' Timnas Indonesia Gagal

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Rabu, 15/08/2018 22:32 WIB
Milla Akui Strategi 'False Nine' Timnas Indonesia Gagal Luis Milla memuji suporter Timnas Indonesia U-23 saat dikalahkan Palestina. (ANTARA/INASGOC/Charlie)
Bekasi, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia U-23 Luis Milla mengakui strategi false nine yang digunakannya gagal saat dikalahkan Palestina 1-2 pada laga Grup A Asian Games 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (17/8).

Milla memutuskan untuk memainkan Stefano Lilipaly sebagai false nine di lini depan Timnas Indonesia U-23 saat dikalahkan Palestina. Lilipaly mendapat dukungan Septian David Maulana di lini kedua, dengan Febri Hariyadi dan Irfan Jaya di sayap.

Milla kemudian menarik keluar Septian pada menit ke-38 dan memasukkan Ilham Udin Armaiyn. Timnas Indonesia U-23 pun bermain dengan Lilipaly dan Ilham Udin di lini depan.


"Septian diganti karena saya lihat kami didominasi Palestina. Taktik sempat tidak berjalan. Kami kesulitan ketika di press tinggi," ujar Milla usai pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs Palestina.

Timnas Indonesia U-23 dikalahkan Palestina 1-2 pada pertandingan Grup A Asian Games 2018.Timnas Indonesia U-23 dikalahkan Palestina 1-2 pada pertandingan Grup A Asian Games 2018. (ANTARA/INASGOC/Charlie)
"Saya putuskan tambah satu striker agar ada kecepatan di lini depan. Septian diganti bukan karena main jelek, tapi karena sistem permainan yang diinginkan tidak berjalan," sambung pelatih asal Spanyol tersebut.

Milla kemudian memuji suporter Timnas Indonesia yang hadir ke Stadion Patriot. Mantan pemain Real Madrid dan Barcelona itu juga memastikan rotasi pemain akan terus dilakukan selama Asian Games 2018.

Timnas Indonesia U-23 hanya mampu mencetak satu gol melawan Palestina lewat Irfan Jaya.Timnas Indonesia U-23 hanya mampu mencetak satu gol melawan Palestina lewat Irfan Jaya. (ANTARA/INASGOC/Hery Sudewo)
"Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada para penonton yang mendukung. Meski kami sulit dan dalam tekanan, mereka dukung sampai akhir. Sayang memang kami tidak bisa memanfaatkan peluang dengan baik," ucap Milla.

"Dalam pertandingan ini, kami harus lebih baik dan dewasa. Sudah seharusnya pemain dituntut memberikan kemampuan yang lebih di lapangan. Kami akan lakukan rotasi karena ini turnamen yang panjang," ujar Milla.

Kekalahan dari Palestina membuat Timnas Indonesia U-23 menduduki peringkat tiga klasemen Grup A. Selanjutnya Indonesia akan menghadapi Laos pada pertandingan ketiga Grup A Asian Games 2018 di Stadion Patriot, Jumat (17/8). (har/ptr)