Belasan orang kompak mengenakan kaus berwarna putih dengan foto Deni yang dibuat berlatar warna merah. Di belakang kaus itu tertulis: Deni, Go For Gold! (Deni, berjuang untuk medali emas!).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami senang dengan kehadiran Deni. Kami latihan hampir setiap hari dengan dia dari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB," katanya menambahkan.
Vanessa Budihardja saat memberikan dukungan kepada Deni di JIExpo. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H) |
"Deni suka buat seminar di crossfit, makanya banyak yang tahu dia. Di media sosial juga dia yang paling aktif, jadi dia banyak pengikutnya. Di luar arena," ucap Joshua.
"Dia orangnya seru dan kocak. Makanya selain jadi murid dia, dia juga teman yang baik," ucap Joshua melanjutkan.
Deni gagal dapat medali pada final angkat besi nomor 69 kilogram dalam Asian Games 2018. Ia mencatat total angkatan 318 kilogram dengan rincian snatch 141 kilogram serta clean and jerk 177 kilogram.
"Maaf, inilah penampilan terbaik yang bisa saya tunjukkan kepada kalian, semoga saya bisa jauh lebih baik untuk persiapan Olimpiade Tokyo," ujar Deni. (sry)
Vanessa Budihardja saat memberikan dukungan kepada Deni di JIExpo. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)