Asian Games 2018

Sanggoe Menangis Kecewa karena Gagal Raih Emas

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Rabu, 29/08/2018 19:55 WIB
Sanggoe Menangis Kecewa karena Gagal Raih Emas Sanggoe Darma Tanjung raih perak di Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/INASGOC/M N Kanwa)
Palembang, CNN Indonesia -- Atlet skateboard Indonesia, Sanggoe Darma Tanjung, tak kuasa menahan kekecewaanya setelah gagal menyumbang medali emas Asian Games 2018 dari nomor street putra di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Rabu (29/8).

Usai memberikan keterangan pers resmi, Sanggoe langsung bergegas masuk ke tenda atlet dan berdiam diri cukup lama. Skater asal Bali itu tertunduk lemas di lantai karpet dengan mata berkaca-kaca.

Tak lama, ayah Sanggoe, Rejas Hadena, keluar dari tenda untuk memberikan pernyataan kepada media.


"Ya, [Sanggoe] menangis. Dia mungkin merasa buat kita semua kecewa karena hanya bisa persembahkan perak. Bukan nangis karena sedih, tapi kecewa lantaran sudah kerja keras," kata Rajes.

Sanggoe meraih medali perak setelah kalah dari atlet Jepang Ike Keyaki. Dia mencatat 30,5 atau terpaut 0,6 poin saja dari Keyaki.

Skateboarder lainnya, Aliqqa Novvery, berhasil menyumbang perunggu di Asian Games 2018.Skateboarder lainnya, Aliqqa Novvery, berhasil menyumbang perunggu di Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/INASGOC/M N Kanwa)
Rajes mengatakan pertandingan nomor street memang berlangsung ketat. Ia mengakui level Keyaki berada di atas Sanggoe.

"Jadi untuk hari ini Sanggoe sudah mempersembahkan yang terbaik. Dia sudah bekerja keras dan hasilnya sekarang," katanya.

Sebelum bertanding, Rajes menyampaikan sudah menjaga mood Sanggoe dalam keadaan tenang dan senang. Ia menerangkan anaknya akan main bagus jika berada dalam mood yang baik.

"Jadi mungkin tadi ada miskomunikasi untuk trik terakhir, memang dia harus cari trik yang nilainya besar. Kalau trik kecil, dia tetap dapat perak. Dia bisa ambil trik yang gampang, tapi nilai tidak seberapa," ucap Rajes.

"Dia harus ambil trik yang nilai 7.0 atau 8.0 untuk emas. Kalau hanya 6.0, sama saja. Jadi dia harus kerja keras dan itulah hasilnya," ucapnya menambahkan.

Sanggoe Menangis Kecewa karena Gagal Raih EmasSkateboarder Indonesia Pevi Permana Putra. (ANTARA FOTO/INASGOC/Rahmad Suryadi)
Sanggoe sesungguhnya berpeluang meraih medali emas jika percobaan trik kelima di atas tiang sukses dilakoni. Namun, upaya Sanggoe gagal menuntaskan trik dengan sempurna.

"Semua ingin dia dapat emas. Karena tekanan, mungkin dia grogi. Hilang kontrol, jadi seperti itu karena harapan kita semua ingin dapat emas. Jadi sedikit beban bagi permainan dia, harusnya dia main fun," ujar Rajes.

"Saya menenangkan dia dan mengatakan bangga kepada dia, mendatang masih ada ajang yang besar. Saya target hanya tiga besar di Asian Games ini dan saya kaget lihat yang main rata-rata kemampuan sama, kecuali Jepang yang di atas kami," ucap Rajes melanjutkan.

Sebelum Sanggoe masuk ke tenda, skater 16 tahun itu sempat memberikan pernyataan ke awak media lebih dahulu. Ia pun mengakui sulit untuk mengalahkan Kayeki.

"Trik terakhir itu rasanya tegang sekali, apalagi semua orang itu berteriak 'Indonesia!' dan saya yang menentukan kalau dapat poin 7,4 bisa naik ke posisi pertama. Dan itu satu-satunya trik untuk naik ke peringkat satu, mungkin nilainya bisa lebih dari 8.0. Kendalanya tegang saja," tutur dia. (jun/bac)