Asian Games 2018

Andi Gumilang, TNI Jadi Atlet Triatlon Asian Games 2018

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Senin, 03/09/2018 00:50 WIB
Andi Gumilang, TNI Jadi Atlet Triatlon Asian Games 2018 Andi Gumilang berada di posisi keenam untuk lomba bersepeda dalam final triatlon campuran. (ANTARA FOTO/INASGOC/Muhammad Adimaja)
Palembang, CNN Indonesia -- Andi Gumilang Luwello sukses mengharumkan nama Indonesia lewat cabang olahraga triatlon campuran dalam Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City pada Minggu (2/9).

Meski tidak meraih medali, Andi cukup senang bisa menjadi nomor dua terbaik setelah Filipina di antara negara Asia Tenggara yang lain. Medali emas, perak, dan perunggu dicapai atlet dari Jepang, Korea Selatan, dan Hong Kong.

Selain berkarier sebagai atlet, Andi rupanya anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) angkatan darat dari Makassar.


"Jadi begitu saya pulang dari Satgas UN [Perserikatan Bangsa-bangsa], saya coba-coba beli sepeda. Kemudian saya coba-coba ikut komunitas sepeda. Nah, dari komunitas sepeda itu sudah mulai kenal yang namanya triatlon," kata perwira seksi 4 Log Yonif 721 tersebut kepada CNNIndonesia.com.

"Sedangkan saat saya jadi tentara, kemampuan dasar saya adalah sebagai seorang perenang. Jadi saya seperti merasa cocok sudah bisa berenang, punya sepeda, tinggal latihan lari. Nah, 2017 kemarin saya coba ikut Kejurnas Triatlon di Jepara," katanya menambahkan.

Di kejuaraan nasional tersebut, Andi mendapat peringkat ketiga. Sedangkan yang menjadi juara adalah rekan setim Andi di Asian Games 2018, Jauhari Johan.

Andi Gumilang dan kawan-kawan menempati peringkat kesembilan dalam nomor triatlon campuran Asian Games 2018.Andi Gumilang dan kawan-kawan menempati peringkat kesembilan dalam nomor triatlon campuran Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
"Di Kejurnas itu saya langsung ketemu pelatih nasional yakni Wahyu Hidayat. Nah kami berkomunikasi singkat, hingga akhirnya bisa latihan bersama beliau sampai dengan seleknas Asian Games 2018. Kami dapat dispensasi, minta izin ke Kongdam Hasanudin untuk bisa pemusatan latihan di Bandung," ucap laki-laki berusia 31 tahun tersebut.

Andi mengakui latar belakang dia sebagai tentara sangat membantu penampilannya sebagai atlet triatlon Indonesia. Selain itu, ia mengakui kemampuan lari saya juga meningkat.

"Setiap hari di batalion juga latihan terus, jadi fisik sangat menunjang. Kalau jadi atlet, kami fokus latihan. Sedangkan kalau tentara, ada tanggung jawab dan kepada para anggota lainnya," ujar Andi.

"Rencana setelah ini fokus di SEA Games 2019 di Filipina. Kans untuk SEA Games, kami bisa meraih emas," ujarnya melanjutkan.

Target emas dari Andi pun diamini manajer tim triatlon Indonesia, Armand van Kempen. Ia optimistis dan menganggap itu sebagai target yang realistis.

Lebih lanjut, Armand juga mengagumi penampilan Andi sebagai tentara angkatan darat.

"Andi Gumilang sudah menunjukkan perjuangan sebagai prajurit TNI yang sangat bagus, konsisten, dan tanggung jawab. Hasil di Asian Games ini sesuai dengan perjuangannya," tutur dia. (sry/jun)