Timnas Indonesia Sukses Eksploitasi Kelemahan Mauritius

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Selasa, 11/09/2018 20:35 WIB
Timnas Indonesia Sukses Eksploitasi Kelemahan Mauritius Kurniawan Dwi Yulianto (kiri) puas dengan kemenangan Timnas Indonesia atas Mauritius. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Cikarang, CNN Indonesia -- Asisten pelatih Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto mengatakan tim Garuda sukses memanfaatkan kelemahan Mauritius saat meraih kemenangan 1-0 pada laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (11/9).

Sempat dibuat frustrasi oleh permainan bertahanan Mauritius, Timnas Indonesia sukses mencetak gol kemenangan melalui Evan Dimas Darmono pada menit ke-89. Kurniawan mengatakan Timnas Indonesia berhasil bermain sabar melawan Mauritius.

"Saya bersyukur atas kemenangan malam ini. Terima kasih kepada pemain karena sudah kerja keras dan bermain sabar, karena untuk membongkar pertahanan rapat tidak gampang. Kalau pemain tidak sabar akan cepat salah. Tapi, alhamdulillah pemain bermain sesuai instruksi, sabar dalam menghadapi pertahanan ketat," ujar Kurniawan usai pertandingan.


Permainan Timnas Indonesia terlihat lebih agresif di babak kedua. Kurniawan mengatakan strategi Timnas Indonesia untuk mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Mauritius membuahkan hasil positif.

Evan Dimas menjadi pencetak gol semata wayang Timnas Indonesia saat mengalahkan Mauritius.Evan Dimas menjadi pencetak gol semata wayang Timnas Indonesia saat mengalahkan Mauritius. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Gol Evan Dimas berawal dari serangan di sisi kanan pertahanan Mauritius. Dedik Setiawan berhasil lolos kawalan dan melepaskan tendangan keras. Bola hasil tendangan Dedik berhasil diblok kiper Jean-Louis Kevin sebelum diceploskan Evan Dimas untuk dijadikan gol.

"Kami menginstruksikan permainan bola cepat. Saat jeda babak pertama berdasarkan analisa dari video, Mauritius lemah di sektor sisi kanan, bek kanan. Jadi di babak kedua kami berusaha serang area kanan. Banyak peluang juga. Artinya pemain menjalankan instruksi dengan baik. Plusnya, pemain sabar menghadapi tim yang bertahan dan ini modal bagus ke depannya," ucap Kurniawan.

"Pergantian kami coba diskusi menit 70 ke atas. Mauritius kelelahan dan itu momen untuk memasukkan Ilham (Udin Armaiyn) dan Dedik. Febri [Hariyadi] main bagus tapi harus ada perubahan, pemain yang fresh. Dedik pemain baru di Timnas dan sangat berharga buat karier ke depan. Bisa menjalankan tugas dengan baik jadi pengalaman," sambung legenda Timnas Indonesia tersebut. (har)