Bhayangkara Harap McMenemy Hanya Menyambi di Timnas Indonesia

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Kamis, 13/09/2018 08:34 WIB
Bhayangkara Harap McMenemy Hanya Menyambi di Timnas Indonesia Bhayangkara FC saat juara Liga 1 2017 di bawah arahan Simon McMenemy. Manajemen berharap McMenemy tetap latih klub jika jadi ke Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bhayangkara FC tampaknya masih setengah hati terkait kabar keinginan PSSI merekrut Simon McMenemy untuk menangani Timnas Indonesia. Manajer Bhayangkara, Sumardji ingin agar McMenemy menyambi melatih skuat Merah Putih.

Sudarmadji sendiri mengungkapkan pihak PSSI mulai melakukan pendekatan kepada McMenemy.

"Sudah ada pembicaraan berkaitan dengan Simon, namun hanya sekadar ngobrol-ngobrol dan berdiskusi. Belum ada keputusan apapun," ujar Sumardji.


Sumardji sendiri enggan membeberkan secara detail mengenai pertemuan yang disebutnya sudah dilakukan beberapa hari belakangan. Ia hanya bisa menjabarkan hasil pembicaraan terkait kemungkinan pembagian peran pelatih asal Skotlandia itu jika PSSI ingin merekrutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Simon McMenemy mengatakan tetap ingin fokus di Liga 1 melatih Bhayangkara FC. (Simon McMenemy mengatakan tetap ingin fokus di Liga 1 melatih Bhayangkara FC. (REUTERS/Kham)
"Pada prinsipnya, kalau demi kepentingan bangsa dan negara, kami akan berikan yang terbaik. Kami berharap, kalau Simon menjadi pelatih Timnas, dia bisa merangkap jabatan [juga tetap menangani Bhayangkara FC]," kata Sumardji.

Ia melanjutkan, harapan itu dilontarkan karena Bhayangkara tak memiliki rencana cadangan mencari pengganti McMenemy. Apalagi, klub milik Kepolisian Republik Indonesia itu sudah merasa cocok dengan racikan dari mantan pelatih timnas Filipina itu.

Tak hanya McMenemy yang digadang-gadang menjadi pelatih timnas Merah Putih. Sejumlah nama macam Rahmad Darmawan, Widodo Cahyono Putro, dan Bima Sakti, disebut-sebut masuk dalam kandidat.

Bursa calon pelatih Garuda kembali mencuat menyusul belum ada kepastian dari Luis Milla untuk tetap melatih di Indonesia atau tidak. PSSI sendiri masih menunggu keputusan pelatih asal Spanyol tersebut hingga pertengahan September ini.

Sementara itu, McMenemy dinilai sejumlah pihak sosok yang tepat melatih Merah Putih. Bukan hanya pengalamannya pernah membawa The Azkals ke semifinal Piala AFF 2010, ia juga dianggap sudah cukup memahami karakter sepak bola Indonesia selama berkarier melatih di Liga 1.

McMenemy sukses membawa The Guardians meraih juara Liga 1 2017 sehingga kontraknya diperpanjang oleh manajemen.

"Di Indonesia sekarang punya banyak pemain bagus siapapun yang melatih, dia punya banyak pilihan pemain dan semoga Indonesia bisa dapat performa dan hasil bagus di AFF. "

"Saya juga punya pengalaman saat saya jadi lawan Indonesia bersama [timnas] Filipina dan merasakan atmosfer penonton di GBK, saya ketakutan juga. Saya berharap yang terbaik buat timnas Indonesia di AFF tahun ini," ujar McMenemy.