Sejak turnamen ini digelar pada 1996, Timnas Indonesia belum sekalipun merasakan gelar juara Piala AFF yang sebelumnya bernama Piala Tiger. Prestasi terbaik Tim Merah Putih di turnamen Asia Tenggara itu hanya lima kali runner up.
Lihat juga: Luis Milla Sepakat Perpanjang Kontrak di Timnas Indonesia
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Obrolan sepihak ada dari kami [PSSI] mengenai target Piala AFF yaitu juara, titik. Kalau ditanya mengenai obrolan tentang target di pertemuan tadi malam (17/9), itu tidak terjadi karena tidak ada coach Luis. Dan setelah Piala AFF 2018, obrolan secara sepihak dari PSSI adalah juara SEA Games 2019," ucap Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono kepada CNNIndonesia.com pada Selasa (18/9).
PSSI belum berdialog secara langsung dengan Luis Milla mengenai target Timnas Indonesia ke depan. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) |
"Kami belum di status posisi orang berdialog dengan nyaman, karena tidak secara fisik atau muka bertemu muka. Kemarin status baru yang didapat adalah konfirmasi dari Milla, 'Ya, saya akan' [latih Timnas Indonesia.' Begitu kira-kira," ucap Joko.
Lihat juga: Marquez Disebut Berbahaya Soal Rivalitas dengan Rossi
"Coach Luis baru bisa bergabung pada 9 Oktober. Di mana, idealnya sebelum itu bisa berinterkasi dengan kami untuk bicara program kepelatihan, dan lain-lain. Detail target nanti itu ada dalam kontrak," ucapnya menambahkan.
Kontrak Luis Milla, lanjut Joko, sedang difinalisasi Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria. Ia berharap bakal tuntas dalam sepekan mendatang. (arby/bac)
PSSI belum berdialog secara langsung dengan Luis Milla mengenai target Timnas Indonesia ke depan. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)