Tontowi/Liliyana Angkat Koper Lebih Cepat di China Terbuka

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 20/09/2018 15:53 WIB
Tontowi/Liliyana Angkat Koper Lebih Cepat di China Terbuka Tontowi Ahmad/Liliyana Natshir tersingkir di babak kedua China Terbuka 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus angkat koper lebih cepat di China Terbuka 2018 usai dikalahkan Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Kamis (20/9).

Tontowi/Liliyana dipaksa bermain rubber game oleh pasangan Jepang di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, Jiangsu. Ganda campuran Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 12-21, 21-14, dan 12-21.

Di gim pertama, Tontowi/Liliyana kesulitan untuk menembus pertahanan disiplin Watanabe/Higashino. Bola-bola smes Tontowi kerap melebar keluar lapangan.


Tontowi/Liliyana pun sempat tertinggal jauh dari perolehan poin dengan margin bisa mencapai enam poin. Keduanya terpaksa mengakhiri gim pertama dengan kekalahan 12-21.

Masuk di gim kedua, Tontowi/Liliyana yang merupakan unggulan ketiga tampil lebih ngotot sejak awal untuk memaksakan rubber game. Pasangan unggulan ketiga itu mampu unggul di interval gim kedua dengan 11-6.

Tontowi/Liliyana kembali meraih hasil negatif di tahun 2018.Tontowi/Liliyana kembali meraih hasil negatif di tahun 2018. (ANTARA FOTO/INASGOC/Nafielah Mahmudah)
Langkah keduanya semakin tak terkejar setelah interval gim pertama. Tontowi/Liliyana sudah semakin nyaman dengan permainannya meneyelesaikan gim kedua dengan kemenangan 21-14.

Di gim ketiga, Tontowi/Liliyana lebih dulu tertinggal poin. Keduanya beberapa kali melakukan kesalahan sendiri yang menambah poin buat pasangan Jelang Watanabe/Higashino untuk bisa menutup interval gim ketiga 11-6.

Pertemuan Tontowi/Liliyana dengan Watanabe/Higashino di China Terbuka 2018 ini merupakan pertarungan para juara All England. Tontowi/Liliyana tercatat sudah mengoleksi tiga gelar sementara Watanabe/Higashino adalah juara All England 2018.

Greysia/Apriyani Melaju

Pada pertandingan lain, Greysia Polii/Apriyani Rahayu melangkah ke perempat final usai mengalahkan wakil Korea Selatan Chang Ye Na/Jung Kyung Eun 24-22, 21-18.

Selanjutnya, Greysia/Apriyani bakal berjumpa dengan unggulan kelima dari Jepang Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto. Itu bakal jadi pertemuan keempat kedua pasangan dengan rekor imbang 2-2.

Greysia/Apriani lolos ke perempat final.Greysia/Apriani lolos ke perempat final. (Dok. PBSI)
Sukses serupa juga diraih Gregoria Mariska Tunjung yang turun di tunggal putri. Gregoria mampu melangkahkan kakinya ke babak perempat final usai memulangkan wakil Amerika Serikat Beiwen Zhang 23-21, 22-20.

Dari tunggal putra Indonesia Jonatan Christie harus mengakui keunggulan wakil Hongkong unggulan kedelapan Ng Ka Long Angus deengan permainan dua gim langsung 18-21 dan 16-21. Begitu juga Fajar Alfian/Muhamad Rian Ardianto yang dikalahkan wakil tuan rumah He Jiting/Tan Qiang 17-21, 21-12, dan 17-21.

Ganda putra Indonesia lainnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan juga harus menyudahi perjuangannya di China Terbuka 2018 usai dikalahkan Huang Kaixiang/Wang Yilyu 11-21, 12-21. (TTF/jun)


BACA JUGA