Laporan dari Malaysia

Lapangan Basah Bisa Pengaruhi Timnas Indonesia U-16 vs Iran

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 21/09/2018 07:37 WIB
Lapangan Basah Bisa Pengaruhi Timnas Indonesia U-16 vs Iran Lapangan basah bisa jadi kendala bagi Timnas Indonesia U-16. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Selangor, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini menilai lapangan basah dapat mempengaruhi performa anak asuhnya ketika melawan Iran pada laga pertama Piala Asia U-16 2018 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (21/9).

Pertandingan antara Timnas Indonesia U-16 vs Iran berpotensi berjalan di bawah guyuran hujan lantaran beberapa hari belakangan wilayah Selangor. Prakiraan cuaca juga memprediksi hujan kembali turun di wilayah Selangor hingga akhir pekan.

Lapangan basah memaksa para pemain menggunakan sepatu dengan pul enam yang didesain khusus untuk lapangan gembur. Namun sepatu tersebut ternyata cukup asing dengan kaki-kaki lincah skuat Garuda Asia.


Masalah tersebut telah diketahui setelah laga uji tanding terakhir menghadapi Oman di Stadion University Science Islamic Malaysia, Negeri Sembilan, 12 September.

"[Dalam kondisi] basah itu beberapa kali kami kesulitan ketika mengantisipasi kecepatan pemain lawan karena pemain ini tidak terbiasa menggunakan sepatu pul enam yang memang didesain untuk lapangaan becek," ujar Fakhri usai sesi latihan di Padang Wisma FAM, Kamis (20/9).

Skuat Garuda Asia sudah dibekali Skuat Garuda Asia sudah dibekali arahan untuk mengatasi lapangan basah. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
"Banyak yang pakai setelah 15-20 menit ganti. Saya bisa memaklumi itu karena di Indonesia mana ada lapangan untuk pul enam seperti itu? Lapangan semua keras. Jadi ketika kami coba, bahkan kami setengah paksa pemain belakang pakai pul enam, kiper pakai pul enam," lanjut pelatih 53 tahun itu.

Menghadapi potensi bermain dalam kondisi basah, Fakhri mengaku anak asuhnya tidak kehilangan semangat. Dalam sesi latihan pun terlihat Mochamad Supriyadi dan kawan-kawan senang bermain dalam kondisi lapangan yang becek.

Selain melihat semangat tim, Fakhri juga memodali anak asuhnya dengan trik-trik untuk menghadapi hujan.

"Memang sulit [bermain di lapangan basah], tapi kami punya cara sendiri. Secara individu, secara unit kami sudah diskusi dan kami sudah menginformasikan apa yang harus dilakukan ketika hujan, semoga mereka ingat," ucap Fakhri. (nva/jun)