Sejauh ini, baru Kemenpora dan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) yang sudah membantu mempublikasikan Asian Para Games 2018 melalui spanduk dan stiker yang dipasang di gedung kementerian masing-masing. Di sisa waktu sepekan jelang upacara pembukaan, Gatot berharap kementerian dan lembaga lain bisa menyusul.
"Imbauan kami, yang hadir ini kan perwakilan dari kementerian dan lembaga mereka sudah harus mengubah wajah dari tampak depan kantornya. Tak harus sama dengan Kemenpora, minimal ada branding, ada poster atau apapun yang atributnya berhubungan dengan Asian Para Games," kata Gatot dalam Forum Tematik Kehumasan terkait sosialisasi Asian Para Games 2018 di Hotel Ambhara, Kamis (27/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan CNNIndonesia.com, di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat saat ini spanduk dan atribut berbau Asian Games 2018 sudah mulai digantikan dengan Asian Para Games 2018. Namun, hal itu belum dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh kawasan Jakarta jelang sepekan penyelenggaraan.
Para atlet voli duduk tengah berlatih jelang Asian Para Games 2018. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Di sisa waktu yang tak banyak, Gatot berharap mulai pekan depan daerah komersial dan jalan utama di kawasan DKI Jakarta sudah berwajah Asian Para Games. Begitu juga dengan kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan yang menjadi venue utama gelaran empat tahunan tersebut.
Lihat juga:Kemenpora: Semoga Ketum PSSI Tidak Frustrasi |
Sementara itu, Gatot memastikan persiapan penyelenggaraan Asian Para Games saat ini sudah mencapai 95 persen. Lima persen sisanya disebut hanya tinggal pembenahan untuk persiapan pembukaan dan penutupan yang sifatnya koordinatif.
Para atlet voli duduk tengah berlatih jelang Asian Para Games 2018. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)