Pembukaan Asian Para Games 2018 Bakal Lebih Baik dari Korea

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 21/09/2018 04:16 WIB
Pembukaan Asian Para Games 2018 Bakal Lebih Baik dari Korea Pembukaan Asian Para Games 2018 dipastikan berbeda tema dengan Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komite Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) menyebut pembukaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 6 Oktober bakal lebih baik dari edisi sebelumnya di Korea Selatan. 

Menurut Direktur Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018 Aulia Mahriza upacara pembukaan nanti akan lebih kepada pagelaran, sedangkan untuk Asian Games 2018 lalu mengarah ke konser musik.

"Jadi banyak pesan-pesan dari setiap segmen, dari pertama hingga terakhir atau kesembilan yang memang bercerita mengenai keberagaman di Indonesia seperti tarian dan Pancasila. Konsepnya keberagaman dalam persatuan. Kami menjadikan teman-teman difabel sebagai subjek pertunjukan, bukan objek," ujar Aulia, Kamis (20/9).


Beberapa penyanyi kenamaan seperti Tulus, Armand Maulana, dan Maudy Ayunda akan dilibatkan dalam upacara pembukaan Asian Para Games 2018 nanti. Ketiganya akan menyanyikan lagu tema Asian Para Games 2018 berjudul Song of Victory.

Selain itu Aulia juga yakin pembukaan Asian Para Games edisi ketiga ini lebih bagus dibanding dengan Asian Para Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Presiden Joko Widodo juga bakal hadir dalam pembukaan nanti.

Penyelenggara yakin pembukaan Asian Para Games 2018 lebih keren dari Incheon.Penyelenggara yakin pembukaan Asian Para Games 2018 lebih keren dari Incheon. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
"Kalau saya lihat dari video Incheon, seharusnya [pembukaan APG 2018] sepuluh kali lebih keren. Secara pribadi, saya katakan pembukaan tahun ini berbeda dari sebelumnya," Aulia menuturkan.

Tiket Pembukaan Mulai Dijual

Tiket pembukaan Asian Para Games 2018 mulai dijual Kamis malam ini. Harga tiket pembukaan sudah diperkenalkan Komite Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) sejak 15 September 2018 melalui akun media sosial.

Terdapat empat kategori tiket yakni Bronze seharga Rp500 ribu, Silver Rp750 ribu, Golden Rp1,5 juta,, dan Rp2,5 juta. Untuk sementara penyelenggara menyediakan 20 ribu tiket untuk tamu undangan dan 20 ribu tiket untuk publik.

"Bagi para penyandang disabilitas ada dua ribu tiket undangan yang disediakan Kemensos [Kementerian Sosial Republik Indonesia]. Area tempat duduk disabilitas di SUGBK dari 77 kursi kami naikkan menjadi 500," kata Aulia.

Asian Para Games 2018 memberlakukan tiket terusan.Asian Para Games 2018 memberlakukan tiket terusan. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Sebanyak 70 persen dari total tiket dijual secara online, sementara 30 persen lagi secara offline atau dapat dibeli langsung di lokasi. Akan tetap penyelenggara belum dapat mengumumkan titik penjualan tiket di lokasi tersebut.

Raja Sapta Oktohari mengatakan pihaknya telah menunjuk Loket.com untuk menjual tiket Asian Para Games 2018. Okto mengatakan masyarakat tidak bisa memborong tiket terlalu banyak dalam satu pembelian.

"Satu identitas maksimal empat tiket," ucap dia.

Lebih lanjut, Okto berharap penyedia jasa tiket tersebut bisa memberikan pelayanan yang baik hingga pada saat penjualan tiket untuk pertandingan APG 2018. Adapun tiket untuk pertandingan, lanjut dia, tidak pakai nomor kursi.

"Sehingga siapa cepat, dia dapat. Kalau penuh, kami arahkan ke venue lain," ucapnya melanjutkan.

Para pengunjung yang ingin masuk ke kawasan SUGBK pada saat hari pertandingan APG 2018, lanjut Okto, harus membayar Rp10 ribu untuk menikmati hiburan yang ada di sana. Sedangkan tiket per pertandingan untuk setiap venue dihargai Rp25 ribu.

"Tiket terusan per hari itu Rp100 ribu, sementara terusan per enam hari Rp200 ribu," ujar Okto. (map/jun)