Manajer Persib: Bubar Saja PSSI Semuanya!
Tim | CNN Indonesia
Selasa, 02 Okt 2018 13:49 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengungkapkan kemarahan terhadap hukuman yang diberikan Komisi Disiplin PSSI terkait kasus kematian suporter Persija Jakarta The Jakmania Haringga Sirla.
Komdis PSSI resmi mengeluarkan sanksi untuk Persib terkait kematian Haringga. Persib mendapat sanksi hukuman laga usiran di luar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi Liga 1 2018 dan pertandingan kandang tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi Liga 1 2019.
Suporter Persib, Bobotoh, juga mendapat hukuman sanksi larangan menyaksikan pertandingan Maung Bandung baik kandang dan tandang di Liga 1 hingga tengah musim depan. Bobotoh dinyatakan bersalah karena diklaim melakukan sweeping, pengeroyokan, dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas.
"Ini keputusan yang tidak adil, tidak benar. [keputusan] Ini sangat rekayasa, [disebut] ada sweeping segala macam itu, ini yang tidak benar," kata Umuh kepada CNNIndonesia.com, Selasa (2/9).
"Buat apa ada investigasi, untuk apa datang ke Bandung, investigasi menanyakan semua permasalahan, mengumpulkan data-data, buat apa?" sambung Umuh.
Kemarahan Umuh berlanjut. Meski tidak kecewa dengan kepemimpinan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, Umuh meminta PSSI dibubarkan karena dianggapnya tidak mampu bersikap adil.
"Persekongkolan seperti ini yang harus kita sikat, antek-antek seperti ini ada di PSSI. Kalau bubar, bubar saja PSSI semua, bubarkan. Jadi kalau ketuanya [Edy] tidak salah sebetulnya, tidak ada urusannya kemarin dituntut ketuanya," ucap Umuh.
"Tuntut kalau bubar, bubar semua saja, bukan ketuanya saja. Bubarkan aja semua. Menuntut ketua umum bubar, jangan! Bubar saja semua. Sangat-sangat tidak adil kalau ketuanya diberhentikan," ujar Umuh.
Umuh juga memastikan Persib akan melakukan banding hukuman Komdis PSSI. Menariknya, Umuh juga mengaku tidak yakin dengan keadilan dari pihak Komisi Banding PSSI.
"Saya akan banding sambil tunggu minta keputusan yang adil. Kalau enggak saya minta bubar saja semua. Komding itu juga ecek-ecek saya bilang," ucap Umuh.
"Saya tidak bisa membendung kemarahan Bobotoh. Tidak ada cara karena ini Persib tidak salah. Kan itu di luar ring [stadion], dan mereka juga tidak minta restu dulu dari FIFA," ujar Umuh. (ttf/har)
Komdis PSSI resmi mengeluarkan sanksi untuk Persib terkait kematian Haringga. Persib mendapat sanksi hukuman laga usiran di luar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi Liga 1 2018 dan pertandingan kandang tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi Liga 1 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persib Bandung mendapat hukuman laga usiran hingga akhir musim Liga 1 2018. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi) |
Bobotoh juga mendapat sanksi berat dari Komdis PSSI. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra) |
"Tuntut kalau bubar, bubar semua saja, bukan ketuanya saja. Bubarkan aja semua. Menuntut ketua umum bubar, jangan! Bubar saja semua. Sangat-sangat tidak adil kalau ketuanya diberhentikan," ujar Umuh.
"Saya akan banding sambil tunggu minta keputusan yang adil. Kalau enggak saya minta bubar saja semua. Komding itu juga ecek-ecek saya bilang," ucap Umuh.
"Saya tidak bisa membendung kemarahan Bobotoh. Tidak ada cara karena ini Persib tidak salah. Kan itu di luar ring [stadion], dan mereka juga tidak minta restu dulu dari FIFA," ujar Umuh. (ttf/har)
Persib Bandung mendapat hukuman laga usiran hingga akhir musim Liga 1 2018. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Bobotoh juga mendapat sanksi berat dari Komdis PSSI. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)