Mourinho Sedih Polisi Tolak Kawal Bus Manchester United

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 03/10/2018 09:24 WIB
Mourinho Sedih Polisi Tolak Kawal Bus Manchester United Jose Mourinho sedih polisi tolak kawal bus Manchester United ketika akan tampil di Liga Champions. (Reuters/Lee Smith)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Manchester United, Jose Mourinho, merasa sedih menanggapi sikap pihak kepolisian yang ogah mengawal rombongan bus Setan Merah ketika akan tampil di Liga Champions 2018/2019.

Man United gagal meraih kemenangan pada laga lanjutan Liga Champions. David De Gea ditahan imbang Valencia tanpa gol tampil di kandang sendiri di Stadion Old Trafford, Selasa (2/10) malam waktu setempat.

Mourinho lantas menyalahkan sikap tak acuh pihak kepolisian setempat. Juru taktik asal Portugal tersebut mengungkapkan bus yang ditumpangi rombongan Setan Merah sampai terjebak macet karena tak mendapat pengawalan dari kepolisian.


Romelu Lukaku (kanan) kesulitan menjebol gawang Valencia yang dijaga Neto. (Romelu Lukaku (kanan) kesulitan menjebol gawang Valencia yang dijaga Neto. (REUTERS/Phil Noble)
Padahal, normalnya ia menilai perjalanan bisa hanya memakan waktu 30 menit jika ada pengawalan dari polisi untuk memecah kemacetan. Pengawalan memang amat diperlukan karena situasi lalu lintas di Manchester pada sore di hari-hari kerja amat macet.

Skuat Man United pun terlambat tiba di Stadion Old Trafford setelah menempuh perjalanan lebih dari satu jam sehingga kick-off diundur sekitar lima menit.

"Kami meninggalkan hotel pukul 18.00 dan berharap 30 menit [waktu perjalanan] sudah cukup. Normalnya memang begitu. Namun, kali ini pihak kepolisian menolak memberikan pengawalan [lalu lintas] sehingga kami datang sendiri."

"Kami harus menempuh perjalanan selama 75 menit dari Hotel Lowry. Untungnya UEFA dan wasit masih baik mengizinkan pertandingan terlambat lima menit," ucap Mourinho dikutip dari Sports Keeda.

Mantan manajer Chelsea itu mengatakan, klub sudah berusaha maksimal untuk mengajukan permohonan pengawalan dari pihak kepolisian.

"Ini bukan salah dari pengelolaan klub. Kami mendapatkan informasi bahwa polisi memang menolak memberikan pengawalan," terang Mourinho.

Posisi Mourinho di kursi manajer disebut-sebut kian rentan dari pemecatan setelah Setan Merah gagal meraih kemenangan di Liga Champions. Sebelumnya, MU kalah 1-3 dari West Ham United di Liga Primer Inggris sehingga saat ini tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara.

Sejumlah pihak termasuk beberapa pemain legendaris Man United mendesak pihak dewan direksi mengambil langkah nyata, bahkan ada yang meminta agar Mourinho segera hengkang dari skuat tersebut. (bac)