Vizcarra kemungkinan bisa jadi warna baru di skuat Garuda karena punya gaya bermain berbeda dari pemain sayap lainnya macam Febri Hariyadi dan Irfan Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vizcarra, sebagaimana Hazard, adalah pemain sayap yang tak ajek bermain di sisi lapangan. Pergerakan Vizcarra tak melulu harus monoton di sisi lapangan. Seringkali ia bermain ke tengah dan membuka celah bagi bek sayap untuk menusuk ke sisi pertahanan lawan.
Febri Hariyadi akan jadi pesaing terberat Esteban Vizcarra. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Pemain bertipikal playmaker biasanya bisa memainkan tempo permainan. Kapan harus menahan bola untuk memberi waktu rekan-rekannya naik atau kapan harus mengalirkan bola cepat saat pertahanan lawan sedang terbuka.
Vizcarra berpeluang diturunkan sejak menit awal pertandingan melawan Myanmar. Mantan pemain Semen Padang ini kemungkinan akan dicoba untuk bermain di sayap kiri dalam formasi 4-2-3-1.
Esteban Vizcarra juga bisa dicoba untuk menggantikan peran Stefano Lilipaly. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Vizcarra tentu punya motivasi berlipat untuk mengesankan staf pelatih timnas pada debutnya berseragam Timnas Indonesia setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2018.
Meski demikian, Vizcarra harus cepat beradaptasi dengan pola permainan timnas. Selain sudah sudah sembilan tahun berkarier di Indonesia, Vizcarra juga akan terbantu lantaran peran ujung tombak timnas dihuni Beto Goncalves, rekan setimnya di Sriwijaya FC.
Menarik dinanti aksi Vizcarra pada dua laga uji coba mendatang. Peluang masuk skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 bakal terbuka lebar jika ia mampu menunjukkan kualitas terbaiknya. (jun/sry)
Febri Hariyadi akan jadi pesaing terberat Esteban Vizcarra. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Esteban Vizcarra juga bisa dicoba untuk menggantikan peran Stefano Lilipaly. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)