Pemain yang kini merumput di Juventus tersebut akan membeberkan bukti bahwa ia didesak Madrid untuk memberikan uang kompensasi kepada Mayorga, selaku korban, agar menarik laporan di kepolisian Las Vegas pada 2010. Kasus perkosaan sendiri diklaim terjadi pada 2009 di salah satu hotel di Las Vegas.
Ronaldo disebut-sebut memberikan uang kepada Mayorga sebesar US$375 ribu (setara Rp5,7 miliar) dan meminta wanita Amerika Serikat itu tak membeberkan kasus tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim pengacara Cristiano Ronaldo menyiapkan rencana akan menyerat pula Real Madrid soal kasus dugaan perkosaan. (Foto: REUTERS/Heino Kalis) |
Padahal, disebutkan pula bahwa Ronaldo sebenarnya sudah menegaskan tak bersalah dan enggan menempuh jalan kompromi sekali pun korban mengadukannya ke polisi saat itu.
Kasus itu kembali mencuat setelah Mayorga mengajukan dokumen ke pengadilan untuk membatalkan perjanjian dan melaporkan peristiwa yang dialaminya sembilan tahun lalu kepada Kepolisian Las Vegas.
Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas mengakui sudah menerima berkas laporan dari Mayorga sejak bulan lalu dan siap mengusutnya kembali. Pihak kepolisian berencana mencecar pertanyaan-pertanyaan kepada Ronaldo dan pihak-pihak terkait.
Merespons laporan tersebut, pengacara Ronaldo, Christiansen, menegaskan dokumen yang disertakan Der Spiegel dalam berita di media itu sudah direkayasa. (bac)
Tim pengacara Cristiano Ronaldo menyiapkan rencana akan menyerat pula Real Madrid soal kasus dugaan perkosaan. (Foto: REUTERS/Heino Kalis)