Bima: Jika Milla Tak Balik, Timnas Indonesia Harus 'Move On'

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 16/10/2018 22:00 WIB
Bima: Jika Milla Tak Balik, Timnas Indonesia Harus 'Move On' Luis Milla hingga kini belum memberi kepastian soal posisi di Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Cikarang, CNN Indonesia -- Bima Sakti mengaku belum mengetahui kepastian kabar Luis Milla. Kendati berharap Milla datang untuk melatih, Bima meminta para pemain Timnas Indonesia tak mempermasalahkan jika pelatih asal Spanyol itu tidak kembali.

Kurang dari satu bulan jelang penyelenggaraan Piala AFF 2018 pelatih Timnas Indonesia belum ditentukan PSSI. Setelah Milla pulang ke Spanyol pasca-Asian Games 2018, skuat Garuda yang menjalani laga uji tanding menghadapi Mauritius, Myanmar, dan Hong Kong ditangani oleh Bima bersama dengan Danurwindo, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Kurnia Sandy.

Kelanjutan Milla di Timnas Indonesia tak kunjung jelas. PSSI tidak memberikan jawaban pasti, sementara Bima yang tetap menjaga hubungan dengan Milla juga tidak mengetahui masa depan mantan pemain Barcelona, Real Madrid, dan Valencia itu.


Dalam konferensi pers usai laga uji tanding menghadapi Hong Kong di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (16/10), Bima menuturkan harapannya kepada Milla.

"Kemarin dia [Milla] bertukar pesan dengan saya lewat WhatsApp, bilang 'see you'. Entah itu bertemu dalam mimpi atau bagaimana. Kalau tidak bergabung, kita harus move on. Tapi kami berharap dia bisa kembali lagi paling tidak untuk Piala AFF ini," ujar Bima.

Mantan pemain yang pernah berkompetisi di Liga Swedia itu kemudian menjelaskan Timnas Indonesia akan mengadakan pemusatan latihan sebelum berlaga di Piala AFF 2018.

Timnas Indonesia bersiap menuju Piala AFF 2018 tanpa pelatih kepala.Timnas Indonesia bersiap menuju Piala AFF 2018 tanpa pelatih kepala. (CNN Indonesia/Safir Makki)
"Untuk TC [training center], pekan ini dikembalikan dulu ke klub. Kami merencanakan awal bulan depan dikumpulkan. Pada saat itu, akan ada skuat untuk AFF," kata Bima.

Mengenai persaingan di Piala AFF 2018, Bima menjelaskan negara-negara penghuni Grup B memiliki kualitas yang baik dan pantas untuk diwaspadai, terutama juara bertahan Thailand.

"Mereka [Thailand] punya pemain bagus. Saya pikir mereka banyak pemain bagus dan harus diwaspadai. Mereka menjadi musuh yang berat selain tim lain. Kami sudah ada video lawan-lawan kami nanti. Kami juga sudah buat program saat lawan Singapura dan Timor Leste," jelas mantan kapten Timnas Indonesia itu.

Pada Piala AFF 2018, Indonesia akan mengawali laga dengan bertandang ke Singapura (9/11) dilanjutkan laga kandang melawan Timor Leste (13/11) dan bertamu ke Thailand (17/11) serta menutup fase grup dengan menjamu Filipina (25/11). (map/bac)