Rencana Arab Saudi Beli MU Diklaim Tertahan Kasus Khashoggi

Tim, CNN Indonesia | Senin, 22/10/2018 12:55 WIB
Rencana Arab Saudi Beli MU Diklaim Tertahan Kasus Khashoggi Ambisi putera mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman untuk membeli Manchester United tertahan kasus pembunuhan Jamal Khashoggi. (AFP PHOTO / PAUL ELLIS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rencana putera mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman untuk membeli Manchester United diklaim tertahan oleh kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.

Mohammed bin Salman diduga terlibat dalam pembunuhan jurnalis Arab Saudi tersebut. Mirror melansir pemilik Setan Merahh amat berhati-hati dalam menjajaki kemungkinan itu, terutama setelah putra Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud disebut-sebut terlibat dalam dugaan pembunuhan sadis terhadap Khashoggi.

Jurnalis yang dikenal kritis terhadap kebijakan-kebijakan Arab Saudi itu dilaporkan otoritas Turki telah dibunuh dan diduga melibatkan para algojo, agen intelijen, dan ahli forensik negara tersebut di Konsulat Jenderal Arab Saudi di Turki, 2 Oktober.


Sempat membantah Khashoggi tewas dibunuh, Arab Saudi kemudian membenarkan jurnalis yang tinggal di Washington DC itu tewas terbunuh.

Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi diduga dibunuh di dalam Konsulat Jenderal Arab Arab di Turki. (Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi diduga dibunuh di dalam Konsulat Jenderal Arab Arab di Turki. (MOHAMMED AL-SHAIKH / AFP)
Padahal, Mirror mengklaim pihak Mohammed bin Salman mengajukan penawaran dengan harga menggiurkan untuk membeli Man United. Mereka dikabarkan menyiapkan dana hingga £4 miliar atau setara kurs saat ini Rp79 triliun.

Jumlah tersebut tentu tak seberapa dibandingkan dengan total harta keluarga kerajaan Arab Saudi yang mencapai £850 miliar (Rp16.983 triliun). Meski demikian, pihak keluarga Glazers tampaknya masih enggan dengan penawaran tersebut karena disebut tak ingin citra Man United juga ikut tercoreng di mata internasional.

Padahal, Avram Glazers baru saja berada di Kota Riyadh Arab Saudi untuk mengikuti forum internasional. Pihak Mohammed bin Salman pun beberapa kali meminta bertemu dengan Avram, namun pemilik Setan Merah itu memilih untuk menghindarinya.

Mohammed bin Salman diklaim tak akan menyerah untuk membeli saham mayoritas Manchester United, kendati Glazers berharap putra mahkota Arab Saudi itu menyelesaikan terlebih dahulu permasalahan yang membelitnya terkait kematian Khashoggi.

Glazers yang membeli Setan Merah pada 2005 sebesar £790 juta (Rp15,6 triliun), diyakini bakal untung mencapai £2,2 juta (Rp43,6 triliun) apabila pihak putera mahkota Arab Saudi jadi membeli saham klub tersebut. (bac/nva)