Saksi: Mesin Helikopter Pemilik Leicester Mati Sebelum Jatuh

REUTERS, CNN Indonesia | Minggu, 28/10/2018 11:14 WIB
Saksi: Mesin Helikopter Pemilik Leicester Mati Sebelum Jatuh Helikopter Vichai Srivaddhanaprabha ketika tiba di Stadion King Power pada 2015. (REUTERS/Darren Staples)
Jakarta, CNN Indonesia -- Saksi menyatakan mesin helikopter pemilik Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, mati sebelum jatuh di kawasan parkir Stadion King Power usai pertandingan Liga Primer Inggris melawan West Ham United, Sabtu (27/10).

Fotografer freelance, Ryan Brown, mengaku melihat dengan jelas helikopter meninggalkan stadion dan kemudian jatuh. Brown mengatakan mesin helikopter tiba-tiba mati sebelum jatuh.

"Mesin langsung mati dan kemudian saya berbalik badan, helikopter mengeluarkan bunyi desingan. Helikopter kemudian tidak bersuara, baling-baling mulai berputar dan kemudian terdengar dentuman yang keras," ujar Brown kepada BBC Radio 5 Live dikutip dari Reuters.


Sementara itu saksi lainnya, John Butcher, yang berada dekat stadion bersama keponakannya melihat helikopter berputar tak terkendali karena baling-baling belakang yang rusak.

Helikopter pemilik Leicester City Vichai Srivaddhanaprabha jatuh di luar Stadion King Power.Helikopter pemilik Leicester City Vichai Srivaddhanaprabha jatuh di luar Stadion King Power. (Leo Bruka/via REUTERS)
"Hanya dalam hitungan detik helikopter jatuh. Untungnya sedikit berputar dan orang-orang di bawah sempat berlari. Sepanjang pengelihatan saja, tidak ada orang di sekitar parkir mobil yang terluka karena masalah ini," ucap Butcher.

Sementara itu dikutip dari Telegraph, helikopter Srivaddhanaprabha sudah terbakar di udara sebelum terjatuh. Dibutuhkan waktu 20 menit untuk memadamkan api tersebut.


Hingga kini belum bisa dipastikan apakah Vichai Srivaddhanaprabha berada di dalam helikopter yang jatuh. Pihak King Power hingga kini belum memberikan pernyataan resmi, begitu juga dari pihak Leicester City.

"Kami membantu Kepolisian Leicestershire dan petugas dalam menghadapi insiden besar di Stadion King Power. Klub akan mengeluarkan pernyataan lebih lanjut jika informasi lainnya didapat," demikian pernyataan resmi Leicester melalui Twitter. (har)