Skuat Garuda sebenarnya mampu mengejutkan publik tuan rumah dengan mencetak gol lebih dulu berkat aksi Zulfiandi. Namun, beberapa kesalahan atau blunder yang dilakukan pemain Indonesia membuka celah Tim Gajah Perang untuk mengakhiri skor 2-4.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gawang Indonesia kembali bergetar di masa injury time babak pertama melalui skenario tendangan bebas yang meghasilkan kemelut di mulut gawang dan mampu dituntaskan Pansa Hemviboon.
Bima Sakti akui kesalahan individu merugikan perjuangan Timnas Indonesia saat hadapi Thailand. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Thailand makin berada di atas angin setelah Pokklaw A Nan berhasil menuntaskan umpan terobosan dengan baik dari Sanrawat Dechimtr.
Indonesia hanya mampu memperkecil ketinggalan melalui sundulan Fachruddin memanfaatkan umpan sepak pojok Riko Simanjuntak.
"Kami konsentrasi bagus di babak pertama tapi gol Thailand di menit akhir babak pertama bikin down. Saya sudah motivasi untuk bangkit di babak kedua tapi malah lebih down lagi setelah mereka cetak gol ketiga," ujar Bima.
Sementara itu, pelatih Thailand Milovan Rajevac mengaku sempat terkejut setelah Indonesia sukses mencetak gol pembuka. Skuat arahan Bima Sakti juga diakui sempat membuat Thailand kerepotan di awal laga.
"Tapi, pemain kami menunjukkan karakter dan bisa membalikkan keadaan setelah tertinggal. Saya senang dengan hasil akhir ini dan raihan tiga poin sangat penting," tutur Rajevac. (jun/nva)
Bima Sakti akui kesalahan individu merugikan perjuangan Timnas Indonesia saat hadapi Thailand. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)