Genoa Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Final Copa Libertadores

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 27/11/2018 03:43 WIB
Genoa Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Final Copa Libertadores Stadion Luigi Ferraris bisa gelar leg kedua final Copa Libertadores. (REUTERS/Jennifer Lorenzini)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu kota di Italia, Genoa, menawarkan diri menjadi tuan rumah leg kedua final Copa Libertadores 2018 antara River Plate dengan Boca Juniors.

Genoa berkeinginan menggelar final Copa Libertadores karena imigran dari kota itu merupakan pendiri dua klub yang berasal dari Buenos Aires tersebut.

Final kedua Copa Libertadores 2018 mengalami dua kali penundaan akibat serangan suporter River Plate terhadap bus tim Boca Juniors yang tengah menuju Stadion Monumental pada hari pertandingan, Sabtu (24/11).


Karena lemparan batu dan benda lainnya sejumlah pemain Boca Juniors yang berada di dalam bus mengalami cedera serta luka-luka. Pertandingan pun ditunda selama 24 jam hingga Minggu (25/11) waktu setempat.

Hanya saja dengan alasan kesetaraan atau dalam kondisi yang sama, Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) memilih menunda leg kedua itu sampai batas yang belum ditentukan. Pasalnya, Boca Juniors kehilangan sejumlah pemainnya akibat cedera usai serangan tersebut.

Pada Senin (26/11) Pemerintah Kota Genoa memberikan pernyataan yang dituliskan kepada kedua presiden klub untuk menjadi tuan rumah laga tersebut di Stadion Luigi Ferraris.

Di leg pertama final Copa Libertadores, Boca Juniors vs River Plate berakhir imbang 2-2.Di leg pertama final Copa Libertadores, Boca Juniors vs River Plate berakhir imbang 2-2. (REUTERS/Marcos Brindicci)

Copa Libertadores sendiri selevel dengan Liga Champions di Eropa. Pertemuan Boca dan River di final turnamen ini merupakan yang pertama kali.

"Ada ikatan yang menyatukan dua klub sepak bola Argentina, keduanya didirikan oleh imigran Genoa pada awal abad kedua puluh, dengan ibu kota Liguria," kata pemerintah Genoa dikutip dari Reuters.

Direktur Olahraga Kota Genoa, Stefano Anzalone, mengaku bangga jiga bisa menjadi tuan rumah pertandingan dua klub penting seperti Boca dan River.

"Ini juga akan menjadi peluang lebih besar untuk memberikan pandangan pada dunia internasional di terkait masa sulit di Genoa saat ini dan memperbarui rasa persahabatan yang mendalam, yang secara historis menyatukan kami dengan masyarakat tersebut [Boca dan River]," ucap Anzalone.

Kota Genoa masih belum pulih dari kecelakaan pada bulan Agustus ketika sebuah jembatan jalan raya runtuh yang menewaskan 43 orang. (sry)