Mengenal Mantan Model Playboy Calon Pebalap Formula 1

CNN Indonesia | Minggu, 02/12/2018 21:42 WIB
Mengenal Mantan Model Playboy Calon Pebalap Formula 1 Mantan model Playboy Doreen Seidel bersiap menjadi pebalap Formula 1 Serie W atau khusus kategori wanita. (REUTERS/Hamad I Mohammed)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan model majalah Playboy, Doreen Seidel, bersiap berkarier sebagai pebalap Formula One (Formula 1) Serie W atau khusus wanita.

Formula 1 bakal membuat edisi Serie W untuk kali pertama pada musim depan. Nama eks model Playboy asal Jerman tersebut masuk dalam daftar calon pebalap yang bakal beraksi pada 2019.

Dikutip dari RT, Doreen Seidel masuk seleksi untuk Serie W tersebut setelah tampil impresif pada tes balapan yang digelar beberapa waktu sebelumnya.


Wanita 33 tahun itu memang dikenal sebagai model yang cukup lama menggeluti balapan jet darat tersebut.
[Gambas:Instagram]
Doreen Seidel pernah terpilih sebagai Playboy Playmate atau model majalah tersebut yang paling populer pada 2009. Pada masanya sebagai Playmate, ia berkeliling dunia untuk mempromosikan majalah tersebut.

Dalam momen-momen tersebut, Doreen Seidel banyak menghabiskan waktu dalam dunia balap mobil. Kemampuannya di balik kemudi pun banyak menuai pujian.
[Gambas:Instagram]
Pada 2010, ia pun memutuskan banting setir dari dunia model ke ajang balapan. Salah satu model yang pernah jadi kesayangan mendiang Hugh Hefner, pendiri Playboy itu, memulai kariernya pada 2011. Ia kemudian menjadi pelatih balapan tiga tahun kemudian.

Secara mengejutkan, Doreen Seidel menunjukkan kemampuannya pada ajang Michelin Time Trial World Challenge dengan menempati posisi ketiga.

Ia mampu mengalahkan catatan waktu legenda Formula 1 dan IndyCar Mario Andretti, Sebastian Bourdais, bintang MotoX Eli Tomac, bahkan mengecundangi mantan pebalap MotoGP Randy de Puniet.
[Gambas:Instagram]
Kini, Doreen Seidel bersiap tampil di Formula 1 Serie W. Ajang itu bakal digelar pada 2019 untuk menampung talenta-talenta para pebalap wanita di kompetisi balap jet darat tersebut.

Serie W tersebut sebelumnya sempat mengundang kritikan karena memisahkan kemampuan pria dan wanita dalam kompetisi itu. (bac/bac)