Seto: Tugas Saya di PSS Sleman Selesai
CNN Indonesia
Rabu, 05 Des 2018 04:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro menyebut tugasnya sudah selesai di klub tersebut dan belum mau berbicara banyak tentang masa depan di klub tersebut pada Liga 1 2019.
Tim berjulukan Super Elang Jawa menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-0 dalam babak final Liga 2 di Stadion Pakansari pada Selasa (4/12).
Seto belum mau membahas masa depan dia di tim untuk musim berikutnya. Ia hanya menegaskan tugas dia di PSS musim ini telah selesai seiring keberhasilannya menuntaskan misi membawa PSS lolos ke Liga 1.
"Semua saya serahkan di manajemen. Apapun yang terjadi, saya siap," ucap Seto.
Seto lantas memuji performa PSS di laga lawan Semen Padang dan juga dalam perjalanan merebut tiket menuju Liga 1 2019.
"Sedari awal kami optimistis, ini semua hasil kerja keras pemain. Kami dari awal delapan besar progresnya cukup bagus, di final saya pikir masalah semangat dan mengolah mental. Ini juga penantian panjang dari kami," kata Seto.
"Telah lama kami menanti lolos ke Liga 1, dan 'bonus' juara telah kami raih. Terima kasih untuk suporter, mudah-mudahan mendatang Sleman bisa jadi tim yang melegenda," katanya menambahkan.
Sementara pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli, bersyukur pertandingan itu berjalan baik. Kedua tim, ucapnya, menunjukkan permainan bermutu.
"Walau kalah, kami juga dapat peluang tapi tak bisa cetak gol. Saya rasa dalam pertandingan, kedua tim cukup berimbang," ujar Syafrianto. (map/ptr)
Tim berjulukan Super Elang Jawa menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-0 dalam babak final Liga 2 di Stadion Pakansari pada Selasa (4/12).
Seto belum mau membahas masa depan dia di tim untuk musim berikutnya. Ia hanya menegaskan tugas dia di PSS musim ini telah selesai seiring keberhasilannya menuntaskan misi membawa PSS lolos ke Liga 1.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seto Nurdiantoro belum mau membicarakan masa depannya di PSS Sleman. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H) |
"Sedari awal kami optimistis, ini semua hasil kerja keras pemain. Kami dari awal delapan besar progresnya cukup bagus, di final saya pikir masalah semangat dan mengolah mental. Ini juga penantian panjang dari kami," kata Seto.
Lihat juga:Bintang Sekaligus Badut di Lapangan |
"Walau kalah, kami juga dapat peluang tapi tak bisa cetak gol. Saya rasa dalam pertandingan, kedua tim cukup berimbang," ujar Syafrianto. (map/ptr)
Seto Nurdiantoro belum mau membicarakan masa depannya di PSS Sleman. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)