Tak Percaya Manusia ke Bulan, Stephen Curry Diundang NASA

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 08:33 WIB
Tak Percaya Manusia ke Bulan, Stephen Curry Diundang NASA Stephen Curry tidak percaya ada manusia pernah ke bulan. (REUTERS/Kyle Terada-USA TODAY Sports)
Jakarta, CNN Indonesia -- Point guard Golden State Warriors Stephen Curry diundang NASA ke laboratorium Johnson Space Center lantaran tidak percaya adanya perjalanan manusia ke bulan pada 1969.

Curry tidak pernah berpikir Amerika Serikat pernah menurunkan seseorang di bulan saat berbincang-bincang dalam "Winging It" bersama rekannya Andre Iguodala, dua pemain Atlanta Hawks, Vince Carter dan Kent Bazemore serta kurator media Hawks, Annie Finberg.

Dalam pembicaraan itu Stephen Curry awal meragukan dan mempertanyakan soal adanya manusia yang pernah ke bulan. Pertanyaan itu langsung disambut dengan jawaban tidak oleh yang lain.


"Maaf saya tidak ingin memulai konspirasi apa pun," kata Curry di kutip dari NBC News.

Melihat keraguan Curry, Finberg pun bertanya kepada pemain 30 tahun itu. "Anda tidak berpikir begitu [ada orang ke bulan]?" tanya Finberg.

"Saya kira tidak," jawab Stephen Curry.

NASA mengajak Stephen Curry mengunjungi Johnson Space Center.NASA mengajak Stephen Curry mengunjungi Johnson Space Center. (FitzFox/Pixabay)
Dikutip dari NBC News, Amerika Serikat telah mendaratkan 12 astronor di bulan dalam enam pendaratan yang terjadi sejak 1969 sampai 1972. Karena itu usai mendengar pernyataan Curry, NASA pun mengundang pemain kelahiran Ohio itu ke laboratorium Johnson Space Center.

Selain pusat pelatihan dan penelitian bagi astronot, Johnson Space Center juga merupakan bekas tempat karantina bagi astronot pertama yang kembali dari bulan. Sebagian sampel bulan selama program Apollo juga disimpan di laboratorium tersebut.

"Kami ingin Tuan Curry melakukan tur lab bulan di Johnson Space Center kami di Houston. Mungkin saat Warriors melawan Rockets di kota ini," ucap juru bicara NASA, Allard Beutel..

Menurut Beutel di laboratorium itu Stephen Curry bisa melihat ratusan pon batu dari bulan dan ruang kontrol misi Apollo. Hal-ahl itu diharapkan akan mengubah pikiran Curry.

"Selama kunjungannya, dia dapat melihat langsung apa yang kami lakukan dalam 50 tahun lalu, serta apa yang kami lakukan sekarang untuk kembali ke bulan di tahun-tahun mendatang, tetapi kali ini untuk tinggal [di bulan]," Beutel menuturkan. (sry)