Pelatih Timnas Indonesia Ditentukan Paling Lambat 20 Januari

CNN Indonesia | Jumat, 14/12/2018 12:19 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Ditentukan Paling Lambat 20 Januari Timnas Indonesia terakhir gagal di Piala AFF 2018. (Chalinee THIRASUPA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih baru Timnas Indonesia di semua kelompok umur, termasuk pengganti Bima Sakti di tim senior, akan ditentukan PSSI paling lambat pada 20 Januari 2019.

Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono mengatakan pihaknya paling cepat akan mengumumkan posisi pelatih Timnas Indonesia senior, U-22, U-19, dan U-16 baik putra dan putri pada 20 Desember mendatang.

Joko memastikan PSSI punya tenggat waktu satu bulan dari 20 Desember untuk mengumumkan siapa saja pelatih para pelatih Timnas Indonesia di semua kelompok umur.


"Kami sudah memiliki agenda untuk itu. Para pelatih Timnas Indonesia untuk semua kelompok umur akan ditetapkan di rentang 20 Desember 2018 hingga 20 Desember 2019," ujar Joko Driyono dikutip dari Antara.

Timnas Indonesia tidak memiliki pelatih sejak tersingkir dari Piala AFF 2018.Timnas Indonesia tidak memiliki pelatih sejak tersingkir dari Piala AFF 2018. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Joko mengatakan semua pelatih kelompok umur Timnas Indonesia akan diumumkan ke seluruh anggota PSSI dalam Kongres yang rencananya digelar di Bali pada 20 Januari 2019.

Timnas Indonesia, baik putra maupun putri di semua kelompok umur, akan menghadapi beberapa turnamen pada 2019. Turnamen terdekat adalah Piala AFF U-22 pada Februari 2019 di Kamboja, kualifikasi Piala Asia U-23, putaran kedua Olimpiade 2020 untuk Timnas putri pada April 2019, dan Piala AFF U-15.

Timnas Indonesia terakhir ditangani Bima Sakti.Timnas Indonesia terakhir ditangani Bima Sakti. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Timnas Indonesia senior putra tidak akan mengikuti turnamen resmi. Namun, Joko mengatakan Hansamu Yama dan kawan-kawan akan menjalani sejumlah laga persahabatan.

"Tahun depan ada setidaknya sepuluh pertandingan persahabatan resmi FIFA. Itu penting karena ada kaitannya dengan peringkat timnas di FIFA. Jadi kami harus bersiap," kata Joko.

Sementara terkait syarat pelatih Timnas Indonesia, PSSI tidak memberikan rincian yang detail. Joko mengatakan PSSI memilih pelatih berdasarkan rekomendasi departemen teknik dan pengembangan.

"Untuk itu kami mendengarkan rekomendasi dari departemen teknik serta komite teknik dan pengembangan PSSI," ucap Joko. (Antara/sry)